Senin, 4 Mei 2026 – Poltekkes Kemenkes Palembang mengikuti kegiatan Workshop Peningkatan Kompetensi Bagi Pegawai di Lingkungan Ditjen SDMK dengan metode pembelajaran secara hybrid (luring dan daring) dalam rangka memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik atau good governance yang diselenggarakan Direktorat Jenderal Sumber Daya Manusia Kesehatan Kemenkes RI, dilaksanakan pada;
- Hari : Senin s.d. Kamis : 4 s.d. 7 Mei 2026 :
- Tanggal : 4 s.d. 7 Mei 2026
- Tempat : BBPK Jakarta Jl. Wijaya Kusuma No. 45 Pd. Labu Jakarta Selatan
Kegiatan workshop ini dihadiri secara daring via zoomeeting oleh;
- Direktur
- Wakil Direktur 1, 2 dan 3
- Kasubbag ADAK dan ADUM
- Ka SPI dan Sekretaris
- Ka unit Manrisk
- Pj IKU/KPI
Workshop ini fokus pada 3 pilar utama penguatan kapasitas internal:
- Penguatan Early Warning System – EWS
Pegawai dibekali kemampuan mendeteksi dini potensi masalah, hambatan, dan deviasi kinerja. Dengan EWS yang kuat, keputusan pimpinan bisa lebih cepat, tepat, dan berbasis data.
- Penerapan Manajemen Risiko
Sejalan dengan Kepmenkes 1354/2024, peserta diajak memahami cara mengidentifikasi, menganalisis, dan menyusun rencana penanganan risiko di unit kerja masing-masing. Tujuannya: meminimalkan gangguan pencapaian target Ditjen SDMK.
- Strategi Pencapaian Kinerja
Materi diarahkan pada praktik terbaik menyusun target, memantau capaian, serta strategi problem solving agar IKPA, Renstra, dan target prioritas nasional bisa terpenuhi.
Peserta diikuti oleh seluruh pegawai ASN & Non-ASN di lingkungan Direktorat Jenderal SDM Kesehatan, mulai tingkat pusat sampai UPT. Tujuan setelah dilaksanakan workshop, setiap pegawai mampu menerapkan EWS dan manajemen risiko dalam kerja harian, sehingga tata kelola Ditjen SDMK makin akuntabel, transparan, dan berorientasi hasil.
Mari tingkatkan kompetensi bersama untuk SDMK yang lebih tangguh.
(Reported by Leni Marlina. SKM)





