Sosialisasi dan Vaksinasi Bersama Anggota DPR-RI Komisi IX Irma Suryani Chaniago, SE Tahun 2022

Prabumulih, 24 Juli 2022, dalam rangka merespon kejadian pandemi Covid-19 yang melanda seluruh masyarakat dunia, DPR RI dalam hal ini Komisi IX bekerjasama dengan Kementerian Kesehatan telah melaksanakan Gerakan masyarakat hidup sehat ( Germas ) dengan target 1000 peserta vaksinasi dan sosialisasi Covid-19 di Desa Sinar Rambang Kota Prabumulih serta penandatanganan komitmen Germas dengan pejabat terkait.

 

Gerakan masyarakat hidup sehat ( Germas ) dihadiri oleh :

  1. Anggota DPR RI Komisi IX Ibu Irma Suryani Chaniago, SE yang diwakilkan oleh anggota DPRD adalah Bapak Suhermanto, SE
  2. Direktorat Jenderal Nakes Kesehatan RI yang dihadiri oleh Sekretaris Konsil Tenaga Kesehatan Indonesia ( KTKI ) Bapak dr.H.Muhammad Budi Hidayat, M.Kes
  3. Wali Kota Prabumulih Bapak Ir.H.Rido Yahya, MM diwakilkan oleh Assisten Bidang Administrasi Umum Setda Kota Prabumulih Bapak Drs. Amilton
  4. Kepala Dinas Kesehatan Prabumulih Ibu dr. Hj.Hesti Widyaningsih, MM diwakilkan oleh Kabid P2P Bapak H. Izhar, SKM,M.Kes
  5. Kepala Dinas Provinsi Sumatera Selatan dihadiri oleh Ibu Rismawati, SKM, M.Kes
  6. Direktur Poltekkes Kemenkes Palembang Bapak Muhamad Taswin, Si,Apt, MM, M.kes yang diwakili oleh Wakil Direktur I Ibu Dra. Ratnaningsih Dewi Astuti, Apt, M.Kes
  7. Ketua Pelaksana Lapangan Bapak Dr. Sonlimar Mangunsong , Apt, M.Kes beserta tim
  8. Semua penerima manfaat dan peserta vaksinasi Covid-19

Penerima manfaat dalam kegiatan ini adalah :

  1. Kepala Dinas Kesehatan Prabumulih ( Promkes, Perencanaan dan lintas program terkait )
  2. Satuan Kerja Perangkat Daerah ( SKPD ) terkait dilingkungan pemerintahan Kota Prabumulih
  3. Perwakilan Media Cetak/Elektronik setempat
  4. Masyarakat Umum ( Ormas, Akademisi, Guru Sekolah, Pramuka )
  5. Stakeholder ( Rumah Sakit dan Puskesmas setempat )
  6. Tim Penggerak PKK Kecamatan
  7. Lurah / Kepala Desa / Aparatur Desa
  8. Tokoh Masyarakat / Tokoh Agama
  9. Lembaga Pemberdayaan Masyarakat ( LPM )
  10. Panitia lokal Kota Prabumulih ( Dinas Kesehatan Kota )

Dalam pelaksanaannya kegiatan ini dimotori oleh Poltekkes Kemenkes Palembang sebagai perpanjangan tangan dari Kemenkes RI yang pimpin langsung oleh Direktur Poltekkes Kemenkes Palembang dan diketuai oleh Kepala Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat sebagai pelaksana lapangan.Pada persiapannya kegiatan ini  dikemas dan dirancang sedemikian rupa oleh para tim dari Poltekkes Kemenkes Palembang, tim Puskesmas setempat dan TA DPRD sehingga dalam waktu yang singkat kegiatan dapat terlaksana dengan baik dan lancar. Namun tentunya kegiatan ini tidak terlepas dari dukungan para dokter dan tim dari 9 Puskesmas yang berada di Kota Prabumulih yaitu :

  1. Puskesmas Cambai
  2. Puskesmas Prabumulih Barat
  3. Puskesmas Prabumulih Timur
  4. Puskesmas Pasar Prabumulih
  5. Puskesmas Gunung Kemala
  6. Puskesmas Sukajadi
  7. Puskesmas Karang Raja Delinom
  8. Puskesmas Tanjung Raman
  9. Puskesmas Tanjung Rambang

Acara puncak dilaksanakan pada tanggal 24 Juli 2022. Diawali dengan laporan Ketua Panitia yaitu Kepala Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Poltekkes Kemenkes Palembang. Kegiatan ini dilaksanakan secara marathon dimulai dari tanggal 22 s.d 24 Juli 2022 yang sebelumnya juga dilaksanakan penjajakan dan koordinasi dengan pejabat terkait, tokoh adat, tokoh agama dan perangkat Desa setempat. Pada tanggal 22 persiapan tempat di lapangan, tanggal 23 dilaksanakan vaksinasi serentak pada peserta vaksin yang tercakup pada 9 Puskesmas. Ketua panitia sangat mengharapkan kegiatan ini dapat betul-betul mengenai sasaran sehingga dapat membantu tercapainya program pemerintah Kota Prabumulih pada khususnya. Disampaikan juga ucapan terima kasih kepada semua pejabat yang terkait dalam kegiatan ini, para tokoh masyarakat, tokoh agama, perangkat Desa serta para peserta vaksinasi. Tidak lupa juga ucapan terima kasih kepada tim panitia yang sudah bekerja keras untuk mensukseskan kegiatan ini. Pada akhir laporannya beliau menyampaikan permohonan maaf kepada semua yang sudah terlibat jika ada hal-hal yang kurang berkenan.

Setelah laporan Ketua pelaksana dilanjutkan dengan sambutan Direktur yang disampaikan oleh Wakil Direktur I, dalam sambutannya beliau menyampaikan bahwa kita semua harus tetap menjaga Protokol kesehatan serta meningkatkan daya tahan tubuh melalui nutrisi atau makan makanan yang bergizi seimbang pada era adaptasi kebiasaan baru untuk melawan Covid-19. Tentunya jangan lupa menerapkan 3 M yaitu Menggunakan masker, Mencuci tangan dan Menjaga jarak. Disamping itu juga segera laksanakan vaksin yang ketiga yaitu Booster untuk menyempurnakan vaksin sebelumnya. Pada akhir sambutannya beliau juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh jajaran yang terlibat dalam kegiatan ini, baik panitia pelaksana, para pejabat terkait dan tentunya para peserta vaksinasi. Semoga wabah Covid-19 ini segera berlalu dari Negeri ini dan semua bisa berjalan dengan normal.

Acara dilanjutkan dengan arahan dari Wali Kota Prabumulih dalam hal ini diwakili oleh Assisten Bidang Administrasi Umum Setda Kota Prabumulih Bapak Drs. Amilton. Beliau menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang terkait serta memberi arahan kepada semua perangkat Desa agar dapat membantu kegiatan ini dalam rangka melaksanakan upaya penanganan dan edukasi kepada masyarakat terkait Penyebaran Virus Covid -19. Diakhir arahannya beliau mengucapkan Bismillahhirrohmanirrohiim membuka kegiatan secara resmi.

Pada kesempatan ini Anggota DPR RI Komisi IX Ibu Irma Suryani Chaniago, SE yang diwakili oleh anggota DPRD Prabumulih Bapak Suhermanto, SE menyampaikan bahwa Gerakan masyarakat hidup sehat ( Germas ) ini adalah merupakan instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2017 Tentang Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas). Oleh sebab itu beliau menghimbau agar semua masyarakat dapat membiasakan pola hidup sehat sehingga dapat menjadi budaya. Kami mengajak masyarakat untuk melakukan vaksinasi guna mendapat kekebalan tubuh dari Covid -19 dengan meyakinkan bahwa vaksin aman, halal, dan efektif untuk melindungi diri dari penularan virus Covid -19 dan menerapkan 5 M yaitu : 1. Cuci Tangan, 2. Pakai Masker, 3. Menjaga Jarak,  4. Menjauhi Kerumunan,  5. Mengurangi Mobilitas.

Kesempatan berikutnya Kepala Dinas Kesehatan Prabumulih juga menyampaikan arahannya yang diwakili oleh Kabid P2P Bapak H. Izhar, SKM, M.Kes. Beliau menyampaikan gambaran kejadian Covid-19 di Prabumulih yaitu tahun 2020 sebanyak 486 kasus, tahun 2021 sebanyak 1.828 kasus dan pada tahun 2022 sebanyak 777 kasus. Kasus kedua yang ditemukan di Sumatera Selatan adalah di Prabumulih dan meninggal, oleh sebab itu beliau meyakinkan kepada masyarakat semua yang sempat hadir saat itu bahwa Covid-19 itu benar adanya. Selain menerapkan protokol kesehatan kita juga diharapkan dapat melaksanakan vaksinasi Booster yaitu vaksin yang ketiga agar dapat mencegah penularan Covid-19 tersebut.

Diakhir pertemuan Dirjennakes RI yang dihadiri oleh Sekretaris Konsil Tenaga Kesehatan Indonesia ( KTKI ) Bapak dr.H.Muhammad Budi Hidayat, M.Kes menyampaikan bahwa beliau menyambut baik penyelenggaraan pertemuan ini, sebagai salah satu wujud nyata kemitraan yang baik dengan Sekretariat KTKI. Beliau berharap bahwa melalui pertemuan ini koordinasi dan harmonisasi akan terus terjalin dengan baik dan dapat meningkatkan dalam menjaga mutu pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Disampaikan juga bahwa ada 156.839 jiwa yang meninggal terkonfirmasi positif Covid-19. Bagaimana mengakhiri pandemi Covid-19 ini, ada  prinsip protokol yang perlu diperhatikan dalam mencegah penularan Covid-19 yaitu dengan memberikan edukasi sehat seperti tidak merokok, mengonsumsi gizi seimbang, menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), meningkat daya tahan tubuh dengan melakukan berbagai aktivitas fisik dan istirahat cukup, serta melakukan deteksi dini penyakit terutama pada kelompok rentan.

Situasi pandemi Covid-19 telah memaksa masyarakat untuk melakukan adaptasi kehidupan baru. Adaptasi kebiasaan baru merupakan kondisi dimana masyarakat dapat melakukan kegiatan  sehari-hari dengan melakukan adaptasi untuk dapat hidup berdampingan  dengan Covid-19 di semua tatanan kehidupan masyarakat. Salah satu wujud pemerintah dalam menangani beban penyakit adalah dengan mencanangkan Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2017 Tentang Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas). Inpres tersebut bertujuan untuk mempercepat dan mensinergikan tindakan dari upaya promotif dan preventif hidup sehat guna meningkatkan produktivitas penduduk dan menurunkan beban pembiayaan pelayanan kesehatan akibat penyakit. Gerakan ini diharapkan mampu memasyarakatkan budaya hidup sehat serta meninggalkan kebiasaan dan perilaku masyarakat yang tidak sehat.

Setelah acara sosialisasi dialnjutkan dengan tindakan vaksinasi kepada para peserta vaksin. Alhamdulillah capaian vaksinasi yang semula ditargetkan 1000 orang dapat dicapai 1.156 orang, keberhasilan ini tentunya patut diapresiasi. Hal ini tidak terlepas dari kerja kerasnya semua tim yang terlibat bekerja secara kompak, solid dan bersinergi satu sama lainnya.

Reported by : Listrianah, M.Kes ( Humas Poltekkes Palembang )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.