Palembang, 20 Mei 2026
Suasana penuh khidmat dan semangat nasionalisme terasa begitu kuat di lingkungan kampus Poltekkes Kemenkes Palembang saat seluruh civitas akademika mengikuti upacara yang berlangsung tertib dan penuh makna. Kegiatan ini bukan sekadar seremonial rutin, melainkan momentum penting untuk memperkuat rasa cinta tanah air, disiplin, serta komitmen bersama dalam membangun generasi kesehatan yang unggul dan berkarakter.
Upacara dipimpin langsung oleh Direktur Poltekkes Kemenkes Palembang, Bapak Muhamad Taswin, S.Si., Apt., M.M., M.Kes., yang bertindak selaku inspektur upacara. Kehadiran beliau menjadi simbol kepemimpinan yang dekat dengan seluruh sivitas akademika serta menjadi motivasi tersendiri bagi para peserta upacara.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut jajaran pimpinan Poltekkes Kemenkes Palembang, di antaranya Wakil Direktur I Ibu Diah Navianti, S.Pd., M.Kes., Wakil Direktur III Bapak Lukman, S.Kep., Ners., M.M., M.Kep., Kepala Subbagian Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan (Kasubag ADAK) Bapak Oktavianus BTH, S.K.M., M.M., para Kepala Pusat, Kepala Unit, Ketua Jurusan dan Program Studi, para dosen, tenaga kependidikan, hingga mahasiswa dari berbagai jurusan.
Sejak awal kegiatan dimulai, suasana tertib dan penuh kesiapan sudah tampak di lapangan upacara. Para pemimpin barisan dengan sigap menyiapkan barisan masing-masing, memastikan seluruh peserta berdiri rapi dan disiplin. Tak lama kemudian, komandan upacara memasuki lapangan dengan penuh wibawa, diikuti perkenalan nama-nama petugas upacara yang akan menjalankan tugas penting selama prosesi berlangsung.
Kehadiran inspektur upacara menjadi momen yang penuh penghormatan. Setelah laporan perwira upacara disampaikan, Direktur Poltekkes Kemenkes Palembang memasuki lapangan upacara dengan diiringi penghormatan seluruh peserta. Lagu Mars Hidup Sehat menggema dengan penuh semangat, menghadirkan energi positif yang mencerminkan identitas institusi kesehatan yang menjunjung tinggi nilai-nilai hidup sehat dan pengabdian kepada masyarakat.
Prosesi pengibaran bendera Merah Putih berlangsung sangat khidmat. Seluruh peserta berdiri tegap memberikan penghormatan terbaik kepada Sang Saka Merah Putih, simbol persatuan dan perjuangan bangsa Indonesia. Momen ini semakin menyentuh ketika seluruh peserta bersama-sama mengheningkan cipta yang dipimpin langsung oleh inspektur upacara, mengenang jasa para pahlawan yang telah memperjuangkan kemerdekaan bangsa.
Semangat kebangsaan semakin terasa saat pembacaan teks Pancasila dipimpin oleh inspektur upacara dan diikuti seluruh peserta dengan lantang dan penuh penghayatan. Nilai-nilai Pancasila yang menjadi dasar negara seolah kembali diteguhkan dalam hati setiap peserta, terutama bagi para mahasiswa sebagai generasi penerus bangsa dan calon tenaga kesehatan masa depan.
Selanjutnya, pembacaan naskah Pembukaan UUD 1945 menjadi pengingat akan cita-cita luhur bangsa Indonesia dalam menciptakan masyarakat yang adil, makmur, dan berkeadaban. Setiap rangkaian upacara membawa pesan mendalam tentang pentingnya persatuan, kedisiplinan, dan tanggung jawab bersama dalam membangun negeri.
Dalam amanatnya, Direktur Poltekkes Kemenkes Palembang menyampaikan pesan inspiratif kepada seluruh peserta upacara. Beliau menekankan pentingnya menjaga integritas, meningkatkan kompetensi, serta membangun semangat pengabdian di bidang kesehatan. Sebagai institusi pendidikan kesehatan, Poltekkes Kemenkes Palembang memiliki tanggung jawab besar dalam mencetak tenaga kesehatan profesional yang tidak hanya unggul dalam ilmu pengetahuan, tetapi juga memiliki karakter kuat, empati, dan jiwa nasionalisme.
Beliau juga mengajak seluruh civitas akademika untuk terus menjaga semangat kebersamaan dan kolaborasi dalam menghadapi tantangan dunia kesehatan yang semakin kompleks. Menurutnya, keberhasilan sebuah institusi tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan individu, tetapi juga oleh kemampuan seluruh elemen untuk bergerak bersama dalam satu visi dan tujuan.
Suasana haru dan bangga kembali terasa ketika lagu Bagimu Negeri dan Satu Nusa Satu Bangsa dinyanyikan bersama. Lirik-lirik penuh makna tersebut membangkitkan rasa cinta tanah air sekaligus memperkuat persaudaraan di antara seluruh peserta upacara. Dalam momen itu, tidak hanya semangat akademik yang dipupuk, tetapi juga semangat persatuan dan pengabdian kepada bangsa.
Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan pembacaan doa sebagai bentuk rasa syukur dan harapan agar seluruh civitas akademika senantiasa diberikan kesehatan, keselamatan, dan kekuatan dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab masing-masing.
Setelah laporan akhir dari komandan upacara dan penghormatan terakhir kepada inspektur upacara, kegiatan resmi ditutup. Komandan upacara membubarkan upacara dengan tertib, diikuti para pemimpin barisan yang membubarkan barisan masing-masing.
Meski upacara telah selesai, semangat yang ditanamkan melalui kegiatan tersebut tetap membekas di hati seluruh peserta. Upacara ini menjadi pengingat bahwa dunia pendidikan bukan hanya tempat menuntut ilmu, tetapi juga ruang untuk membangun karakter, memperkuat nasionalisme, dan menanamkan nilai pengabdian kepada bangsa dan negara.
Melalui kegiatan seperti ini, Poltekkes Kemenkes Palembang terus menunjukkan komitmennya dalam menciptakan lingkungan akademik yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga kaya akan nilai-nilai moral, disiplin, dan cinta tanah air. Sebuah langkah nyata dalam membentuk generasi kesehatan Indonesia yang profesional, humanis, dan siap mengabdi demi kemajuan bangsa.
(Reported by Listrianah. M.Kes)







