Palembang, 13 April 2026, Poltekkes Kemenkes Palembang secara resmi membuka rangkaian kegiatan Dies Natalis ke-25 di Kampus Sukabangun dengan penuh semangat kebersamaan. Mengusung tema “Terus Berlari, Bersinergi Meraih Prestasi”, kegiatan ini menjadi refleksi perjalanan institusi sekaligus pijakan untuk melangkah lebih maju dalam menghasilkan tenaga kesehatan yang profesional, berintegritas, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
Acara pembukaan dihadiri oleh Direktur Poltekkes Kemenkes Palembang, Bapak Muhamad Taswin, S.Si., Apt., M.M., M.Kes., bersama jajaran pimpinan, antara lain Wakil Direktur I Ibu Diah Navianti, S.Pd., M.Kes., Wakil Direktur II Ibu Dra. Ratnaningsih Dewi Astuti, Apt., M.Kes., serta Wakil Direktur III Bapak Lukman, S.Kep., Ners., M.M., M.Kep. Hadir pula Ketua Jurusan Keperawatan/Kaprodi Sarjana Terapan Keperawatan, Bapak Dr. Muliyadi, S.Kp., M.Kep., yang bertindak sebagai penanggung jawab (PIC) kegiatan Cek Kesehatan Gratis.
Dalam sambutannya, Direktur Poltekkes Kemenkes Palembang menyampaikan bahwa peringatan Dies Natalis ke-25 bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum strategis untuk memperkuat komitmen seluruh sivitas akademika dalam meningkatkan kualitas pendidikan, pelayanan, dan pengabdian kepada masyarakat. Beliau menekankan bahwa tema “Terus Berlari” mencerminkan semangat untuk tidak berhenti berinovasi dan terus beradaptasi di tengah tantangan dunia kesehatan yang semakin kompleks.
Lebih lanjut, beliau mengajak seluruh elemen institusi untuk memperkuat sinergi, baik internal maupun eksternal. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam mewujudkan pelayanan kesehatan yang komprehensif dan berkelanjutan. “Prestasi tidak dapat diraih secara individu, tetapi melalui kerja sama, dedikasi, dan komitmen bersama. Oleh karena itu, mari kita jadikan momentum ini sebagai penguat semangat untuk terus berkarya dan memberikan yang terbaik bagi masyarakat,” ungkap beliau.
Sementara itu, dalam laporan kegiatan, Bapak Dr. Muliyadi, S.Kp., M.Kep. selaku PIC menyampaikan bahwa rangkaian kegiatan Dies Natalis tahun ini dirancang tidak hanya berfokus pada internal kampus, tetapi juga memberikan dampak langsung kepada masyarakat luas. Kegiatan hari pertama meliputi edukasi kesehatan (Gizi dan SADARI), cek kesehatan gratis, donor darah, serta pelayanan scaling (pembersihan karang gigi) gratis yang dilaksanakan oleh Program Studi Kesehatan Gigi.
Beliau menjelaskan bahwa kegiatan cek kesehatan gratis menjadi salah satu program unggulan karena mampu menjangkau masyarakat secara langsung dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya deteksi dini kondisi kesehatan. Selain itu, kegiatan donor darah yang bekerja sama dengan UTD PMI Palembang diharapkan dapat membantu ketersediaan stok darah sekaligus menumbuhkan semangat kepedulian sosial di kalangan sivitas akademika.
Tidak hanya terpusat di Palembang, kegiatan ini juga dilaksanakan secara serentak oleh program studi di luar kota seperti Lubuklinggau, Baturaja, Lahat, dan Muara Enim dengan rangkaian kegiatan serupa, yakni cek kesehatan gratis, donor darah, serta kunjungan ke panti asuhan. Hal ini menunjukkan komitmen Poltekkes Kemenkes Palembang dalam memperluas jangkauan pengabdian kepada masyarakat.
Kegiatan ini turut melibatkan berbagai lintas sektor, antara lain Puskesmas Sosial Palembang, UTD PMI Palembang, Puskesmas Basuki Rahmat, serta Kelurahan Sukabangun. Kolaborasi ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi antar institusi sangat penting dalam mendukung keberhasilan program kesehatan masyarakat.
Rangkaian Dies Natalis ke-25 akan dilanjutkan dengan kegiatan bakti sosial ke panti sosial/asuhan pada tanggal 15 April 2026, serta acara puncak pada tanggal 16 April 2026 di Kampus Sukabangun.
Melalui peringatan ini, Poltekkes Kemenkes Palembang menegaskan komitmennya untuk terus berlari—tidak hanya dalam arti bergerak maju, tetapi juga dalam menghadirkan inovasi, memperkuat kolaborasi, dan meraih prestasi yang berdampak nyata bagi masyarakat. Dies Natalis ke-25 menjadi simbol kedewasaan institusi dalam mengemban amanah sebagai garda terdepan pendidikan tenaga kesehatan di Indonesia.
(Reported by Listrianah, M.Kes)










