Palembang, 13 Januari 2026. Dalam upaya berkelanjutan untuk meningkatkan mutu pendidikan tinggi kesehatan, Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Palembang kembali menunjukkan komitmennya melalui penyelenggaraan Workshop Penyusunan Laporan Evaluasi Diri (LED) Reakreditasi pada Program Studi Keperawatan Program Sarjana Terapan Tahun 2026. Kegiatan strategis ini dilaksanakan selama tiga hari, Selasa hingga Kamis, 13–15 Januari 2026, bertempat di Gedung Kampus Sukabangun Poltekkes Kemenkes Palembang secara luring, serta diikuti pula secara daring melalui Virtual Zoom Meeting, sehingga memungkinkan partisipasi yang luas dan optimal.
Reakreditasi bukan sekadar proses administratif, melainkan momentum penting untuk melakukan refleksi mendalam terhadap capaian, tantangan, serta arah pengembangan program studi ke depan. Melalui penyusunan Laporan Evaluasi Diri (LED), institusi dituntut untuk menilai secara objektif kinerja tridharma perguruan tinggi, tata kelola, sumber daya, hingga luaran dan dampak yang dihasilkan.
Workshop ini menjadi wadah strategis bagi sivitas akademika untuk menyatukan persepsi, meningkatkan pemahaman, serta menyusun dokumen LED yang komprehensif, sistematis, dan berbasis data. Dengan demikian, proses reakreditasi dapat dijalani tidak hanya sebagai kewajiban, tetapi sebagai sarana peningkatan mutu berkelanjutan (continuous quality
improvement).
Kegiatan workshop ini dihadiri langsung oleh Direktur Poltekkes Kemenkes Palembang, Bapak Muhamad Taswin, S.Si., Apt., M.M., M.Kes., bersama jajaran pimpinan, yaitu:
- Wakil Direktur I: Ibu Diah Navianti, S.Pd., M.Kes.
- Wakil Direktur II: Ibu Dra. Ratnaningsih Dewi Astuti, Apt., M.Kes.
- Wakil Direktur III: Bapak Lukman, S.Kep., Ners., M.M., M.Kep.
- Ketua Jurusan Keperawatan/Kaprodi Sarjana Terapan Keperawatan : Bapak Dr. Muliyadi, S.Kp., M.Kep. beserta jajaran pimpinan dan pengelolanya.
Kehadiran pimpinan tertinggi institusi mencerminkan dukungan penuh dan keseriusan manajemen dalam mengawal proses reakreditasi. Direktur berharap bahwa keberhasilan reakreditasi merupakan tanggung jawab bersama, yang memerlukan kolaborasi lintas unit, komitmen, serta integritas seluruh unsur institusi.
Workshop ini turut dihadiri oleh berbagai unsur pendukung tata kelola institusi, antara
lain:
- Kepala Subbagian Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan (Kasubag ADAK): Bapak Oktavianus BTH, S.K.M., M.M.
- Kepala Subbagian Administrasi Umum: Ibu Veratiwi, M.Keb.
- Kepala Satuan Pengawasan Internal (SPI): Ibu Muhliza Veronika, S.H., M.H.
- Para Kepala Pusat, Ketua Jurusan, Sekretaris Jurusan, Ketua Program Studi, Kepala Unit, Kepala Instalasi, Kepala Urusan, serta para tendik dan pegawai lainnya.
Keterlibatan lintas unit ini menjadi bukti nyata bahwa penyusunan LED bukan hanya tugas satu program studi, melainkan kerja kolektif seluruh elemen institusi. Sinergi inilah yang menjadi kekuatan utama Poltekkes Kemenkes Palembang dalam menjaga dan meningkatkan mutu pendidikan.
Untuk memperkaya pemahaman dan memberikan panduan teknis yang tepat, workshop ini menghadirkan narasumber berpengalaman di bidang penjaminan mutu dan akreditasi, yaitu Dr. Bedjo Santoso, S.Si.T., M.Kes. Melalui pemaparan yang sistematis dan aplikatif, narasumber memberikan penjelasan mendalam mengenai:
- Strategi penyusunan LED yang sesuai dengan kriteria dan instrumen akreditasi terbaru
- Pentingnya analisis SWOT dan refleksi berbasis data
- Keterkaitan antara LED, Rencana Tindak Lanjut, dan pengembangan mutu berkelanjutan
- Kesalahan umum dalam penyusunan LED dan cara menghindarinya
Diskusi interaktif yang terbangun selama workshop mendorong peserta untuk aktif bertanya, berbagi pengalaman, dan menyamakan persepsi, sehingga hasil yang diperoleh benarbenar aplikatif dan relevan dengan kondisi nyata program studi.
Pelaksanaan workshop secara hybrid (luring dan daring) mencerminkan kemampuan Poltekkes Kemenkes Palembang dalam beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan zaman. Model ini tidak hanya meningkatkan efektivitas dan efisiensi pelaksanaan kegiatan, tetapi juga memperluas akses partisipasi serta memperkuat budaya kerja yang fleksibel dan inovatif.
Melalui workshop ini, diharapkan Program Studi Keperawatan Program Sarjana Terapan mampu menghasilkan Laporan Evaluasi Diri yang berkualitas, jujur, dan reflektif, sebagai fondasi kuat dalam menghadapi proses reakreditasi tahun 2026. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam mewujudkan lulusan keperawatan yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing, serta mampu menjawab tantangan pelayanan kesehatan di tingkat nasional maupun global.
Workshop Penyusunan LED Reakreditasi ini menjadi bukti bahwa Poltekkes Kemenkes Palembang tidak hanya berorientasi pada pencapaian status akreditasi semata, tetapi menjadikan mutu sebagai budaya, dan perbaikan berkelanjutan sebagai komitmen bersama demi masa depan pendidikan kesehatan yang lebih baik.
(Reported by Listrianah. M.Kes)



















