Jurusan Kesehatan Gigi, Poltekkes Kemenkes Palembang – Jumat, 31 Juli 2026 – Dalam rangka menjaga dan meningkatkan mutu penyelenggaraan pendidikan, Sebagai bentuk komitmen terhadap peningkatan mutu, Unit Manajemen Risiko yang dketuai oleh Ibu Dr. Ocktariyana, SST, M. Kes, CRP bersama tim (Ibu Leni Marlina, A. Md. Keb, SKM, CRA) bersama Ibu Hayani, SKM, MKM, CRP sebagai tim SPI (Satuan Pengawas Internal), secara rutin melaksanakan kegiatan monitoring proses manajemen risiko di Jurusan Kesehatan Gigi yang dihadiri oleh Ibu Ka. Prodi (drg. Sri Wahyuni, M. Kes, CRA) dan penanggung jawab-penanggung jawab kegiatan, Dosen serta Tendik. Program Studi Diploma Tiga (D3) Kesehatan Gigi Poltekkes Kemenkes Palembang melaksanakan kegiatan mitigasi risiko sebagai bagian dari proses manajemen risiko sesuai dengan konteks yang telah ditetapkan (IKU Direktur + 8 Kriteria + Gratifikasi). Kegiatan ini merupakan salah satu upaya berkelanjutan untuk memastikan seluruh proses pendidikan berjalan secara efektif, terkendali, dan sesuai dengan standar mutu yang telah ditetapkan. .
Kegiatan mitigasi risiko dilakukan melalui identifikasi berbagai potensi risiko yang dapat mempengaruhi pencapaian tujuan Program Studi D3 Kesehatan Gigi, baik dalam aspek pendidikan dan pembelajaran, sumber daya manusia, sarana dan prasarana, pelayanan akademik, praktik laboratorium dan klinik, maupun tata kelola program studi.
Melalui kegiatan ini, tim melakukan pemetaan terhadap risiko yang telah teridentifikasi, menentukan tingkat risiko, serta menyusun langkah-langkah pengendalian dan tindak lanjut yang diperlukan. Setiap risiko menjadi bahan evaluasi untuk menentukan tindakan preventif maupun korektif sehingga potensi permasalahan dapat diminimalkan dan tidak menghambat pencapaian sasaran mutu program studi.
Mitigasi risiko juga diarahkan untuk memperkuat budaya mutu di lingkungan Program Studi D3 Kesehatan Gigi. Seluruh unsur yang terlibat didorong untuk memiliki kesadaran terhadap risiko, berperan aktif dalam pengendalian, serta melakukan pemantauan secara berkesinambungan terhadap pelaksanaan kegiatan yang menjadi tanggung jawabnya.
Dengan adanya kegiatan mitigasi risiko, Program Studi D3 Kesehatan Gigi diharapkan mampu meningkatkan efektivitas pengendalian internal, mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya, serta memastikan proses pembelajaran dan pelayanan akademik berlangsung secara konsisten dan berorientasi pada mutu.
Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam upaya Jaga Mutu Poltekkes Kemenkes Palembang, sekaligus mendukung terciptanya tata kelola program studi yang lebih baik, akuntabel, adaptif, dan berkelanjutan. Hasil mitigasi risiko selanjutnya dapat menjadi dasar dalam melakukan monitoring, evaluasi, dan perbaikan berkelanjutan guna meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan pada Program Studi D3 Kesehatan Gigi.
Melalui komitmen bersama dalam mengidentifikasi, mengendalikan, dan menindaklanjuti risiko, Program Studi D3 Kesehatan Gigi Poltekkes Kemenkes Palembang terus berupaya menjaga mutu, mencegah potensi permasalahan, dan meningkatkan kualitas layanan pendidikan bagi mahasiswa serta seluruh pemangku kepentingan.
(Reported by Leni Marlina. S.KM)






