“Komitmen Jaga Mutu Melalui Manajemen Risiko”

Lahat, Poltekkes Kemenkes Palembang –Selasa, 30 Juni 2026 – Sebagai bentuk komitmen terhadap peningkatan mutu, Unit Manajemen Risiko yang dketuai oleh Ibu Dr. Ocktariyana, SST, M. Kes bersama tim (Ibu Marlindayanti, S. Pd, MDSc) dan Ibu Hayani, SKM, MKM sebagai tim SPI (Satuan Pengawas Internal) Polkebang secara rutin melaksanakan kegiatan monitoring proses manajemen risiko di Prodi D3 Keperawatan Lahat yang dihadiri oleh Bapak Ka. Prodi (A Gani, S.Pd,  S.Kep., M. Kes) dan penanggung jawab-penanggung jawab kegiatan, Dosen serta Tendik. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memastikan seluruh proses penyelenggaraan pendidikan di PSDKU berjalan secara efektif, efisien, terukur, dan sesuai dengan standar mutu yang telah ditetapkan. Manajemen risiko menjadi salah satu instrumen penting dalam mendukung penerapan budaya mutu sekaligus mengantisipasi berbagai potensi risiko yang dapat memengaruhi pencapaian tujuan program studi

Pelaksanaan kegiatan diawali dengan identifikasi, analisis, dan evaluasi risiko yang berpotensi muncul dalam penyelenggaraan pendidikan, baik pada aspek akademik, sumber daya manusia, sarana dan prasarana, kemahasiswaan, administrasi, keuangan, maupun kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku. Setiap risiko yang teridentifikasi selanjutnya ditindaklanjuti melalui penyusunan rencana mitigasi dan pengendalian yang tepat, efektif, serta dapat dipantau pelaksanaannya.

Pada aspek akademik, pengendalian risiko diarahkan pada penguatan proses pembelajaran, penyusunan dan penerapan SOP, monitoring pelaksanaan perkuliahan dan praktik, kesesuaian kurikulum serta RPS, dan evaluasi capaian pembelajaran. Sementara itu, pada aspek sumber daya manusia dilakukan penguatan koordinasi dan pemenuhan kebutuhan dosen serta tenaga kependidikan guna mendukung keberlangsungan proses pendidikan secara optimal.

Pengelolaan risiko juga mencakup evaluasi terhadap ketersediaan dan pemanfaatan sarana prasarana, pengelolaan administrasi, serta layanan kemahasiswaan. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan bahwa seluruh sivitas akademika memperoleh layanan pendidikan yang aman, efektif, berkualitas, dan berkesinambungan.

Melalui kegiatan ini, PSDKU D3 Keperawatan Lahat diharapkan semakin mampu membangun budaya sadar risiko, yaitu budaya kerja yang tidak hanya berorientasi pada penyelesaian masalah, tetapi juga mampu mengenali potensi risiko sejak dini dan melakukan tindakan pencegahan secara berkelanjutan.

Penerapan manajemen risiko yang terintegrasi dengan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) menjadi langkah strategis dalam menjaga konsistensi mutu penyelenggaraan pendidikan di PSDKU. Dengan pengendalian risiko yang sistematis, diharapkan proses pendidikan dapat berlangsung secara optimal dan mutu lulusan PSDKU D3 Keperawatan Lahat tetap terjaga serta setara dengan standar mutu yang ditetapkan oleh Poltekkes Kemenkes Palembang.

Melalui kolaborasi, monitoring, evaluasi, dan tindak lanjut yang berkelanjutan, PSDKU D3 Keperawatan Lahat terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan penyelenggaraan pendidikan yang bermutu, akuntabel, dan berorientasi pada peningkatan kualitas lulusan.

(Reported by Leni Marlina. S.KM)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *