Palembang, 9 Juli 2026. Unit Pengembangan Kompetensi SDM Kesehatan Palembang, Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Palembang, sukses menyelenggarakan Webinar Nasional bertajuk “Peran Serta Tenaga Kesehatan dalam Asuhan Paliatif pada Pasien Kanker” Kegiatan yang dilaksanakan secara daring melalui platform Zoom Meeting dan disiarkan langsung melalui kanal YouTube ini diikuti oleh 1.500 peserta tenaga kesehatan dari berbagai daerah di Indonesia, yang terdiri atas perawat, bidan, nutrisionis, serta tenaga kesehatan lainnya.
Webinar berlangsung mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai, dengan menghadirkan tiga narasumber yang kompeten di bidangnya. Narasumber pertama, Prof. Dr. Christantie Effendy, S.Kp., M.Kes dari Universitas Gadjah Mada, menyampaikan materi bertema “Kontribusi Tenaga Kesehatan pada Asuhan Paliatif Kanker yang Berkualitas”. Narasumber kedua, Dessy Wulandari, S.S.T., RD dari Rumah Sakit Kanker Dharmais, membawakan materi “Penatalaksanaan Gizi pada Pasien Kanker dalam Asuhan Paliatif”. Adapun narasumber ketiga, Prof. Dr. Ira Kusumawaty, S.Kp., M.Kes., M.P.H dari Poltekkes Kemenkes Palembang, mengangkat tema “Peduli Sepenuh Hati: Dukungan Psikologi, Sosial, dan Spiritual dalam Asuhan Paliatif”.
Kegiatan ini diselenggarakan sebagai upaya meningkatkan kapasitas dan kompetensi tenaga kesehatan dalam memberikan asuhan paliatif yang berkualitas, komprehensif, dan berpusat pada pasien. Asuhan paliatif merupakan pendekatan yang bertujuan meningkatkan kualitas hidup pasien kanker beserta keluarganya, tidak hanya melalui penanganan gejala fisik, tetapi juga melalui dukungan psikologis, sosial, dan spiritual. Melalui webinar ini, diharapkan tenaga kesehatan dapat mengaplikasikan prinsip asuhan paliatif secara utuh di fasilitas pelayanan kesehatan masing-masing.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pengerjaan pre-test oleh seluruh peserta melalui Learning Management System (LMS) Kemenkes, dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh para narasumber, sesi diskusi dan tanya jawab, serta diakhiri dengan pengerjaan post-test dan pengisian kuesioner evaluasi penyelenggaraan. Peserta yang menyelesaikan seluruh rangkaian kegiatan berhak memperoleh sertifikat dengan bobot 4 Jam Pelajaran (JPL), disertai Satuan Kredit Profesi (SKP) sesuai profesi masing-masing.
Antusiasme peserta terlihat dari tingginya jumlah pendaftar yang memenuhi kuota dalam waktu singkat serta aktifnya partisipasi peserta pada sesi diskusi. Unit Pengembangan Kompetensi SDM Kesehatan Palembang berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai wujud komitmen Poltekkes Kemenkes Palembang dalam mendukung peningkatan mutu sumber daya manusia kesehatan di Indonesia. Rencananya, webinar ini akan dilanjutkan pada angkatan berikutnya guna menjangkau lebih banyak tenaga kesehatan.
(Reported by : UPK Poltekkes Palembang)






