Palembang, 09 Februari 2026 – Dalam upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik (Good Governance) serta meningkatkan kualitas pelayanan publik di lingkungan pendidikan kesehatan, Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan (Poltekkes Kemenkes) Palembang menerima kunjungan kerja dari Inspektur IV Kementerian Kesehatan RI, Bapak Togu Sihombing, S.T., M.Si, CCIA, QGIA, beserta tim Auditor pada Senin, 09 Februari 2026.
Bertempat di Ruang Rapat Direktorat Poltekkes Kemenkes Palembang, pertemuan ini diwakilkan langsung oleh Wakil Direktur I: Ibu Diah Navianti, S.Pd., M.Kes, Wakil Direktur III: Bapak Lukman, S.Kep., Ners., M.M., M.Kep, Kepala Subbagian Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan (Kasubag ADAK): Bapak Oktavianus BTH, S.K.M., M.M. Kepala Subbagian Administrasi Umum: Ibu Veratiwi, M.Keb. Kepala Satuan Pengawasan Internal (SPI): Ibu Muhliza Veronika, S.H., M.H. Para Kepala Pusat, Ketua Jurusan, Sekretaris Jurusan, Ketua Program Studi, Kepala Unit, Kepala Instalasi, Kepala Urusan, yang juga ikut hadir melalui zoom meeting.
Kunjungan ini merupakan agenda strategis Inspektorat Jenderal Kemenkes dalam melakukan pengawasan, pembinaan, serta monitoring dan evaluasi terhadap kinerja Satuan Kerja (Satker) di daerah.
Dalam sambutannya, Direktur Poltekkes Kemenkes Palembang, yang diwakilkan oleh Wakil Direktur nya Bapak Wakil Direktur III: Bapak Lukman, S.Kep., Ners., M.M., M.Kep, menyampaikan apresiasi yang tinggi atas kehadiran Inspektur IV.
“Kehadiran Bapak Inspektur IV dan Tim Auditor di tengah-tengah kita menjadi momentum penting untuk melakukan refleksi dan evaluasi. Kami berkomitmen untuk terus berbenah, tidak hanya dari sisi akademik, tetapi juga dalam aspek administrasi, pengelolaan anggaran, dan kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku,” ujar Wakil Direktur III: Bapak Lukman, S.Kep., Ners., M.M., M.Kep.
Sementara itu, dalam arahannya, Inspektur IV Kemenkes RI menekankan pentingnya integritas dan transparansi dalam pengelolaan anggaran negara. Beliau menyoroti beberapa poin krusial, antara lain percepatan realisasi anggaran yang tepat sasaran, penguatan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP), serta upaya berkelanjutan menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).
“Fungsi pengawasan saat ini bukan lagi sekadar mencari kesalahan (watchdog), melainkan lebih kepada peran konsultatif dan katalisator (quality assurance). Kami ingin memastikan bahwa Poltekkes Palembang dapat mencapai target kinerja utamanya dengan tetap memegang teguh prinsip akuntabilitas,” tegas Inspektur IV.
Diskusi tanya jawab berlangsung interaktif dengan membahas berbagai tantangan teknis yang dihadapi Satker dalam pelaksanaan program kerja tahun berjalan. Tim Inspektorat memberikan masukan-masukan konstruktif untuk memitigasi risiko manajerial dan operasional.
Kegiatan ditutup dengan peninjauan beberapa fasilitas pendidikan di Poltekkes Kemenkes Palembang dan foto bersama sebagai simbol sinergitas antara unit pengawas dan unit pelaksana teknis.
Dengan adanya pembinaan ini, diharapkan Poltekkes Kemenkes Palembang dapat semakin memantapkan langkahnya dalam mencetak tenaga kesehatan yang unggul, serta menjadi institusi yang bersih, melayani, dan akuntabel.
(Humas Poltekkes Palembang)








