Poltekkes Palembang Yudisium 204 Lulusan TLM Tahun 2026; Siap Mengabdi dan Berkontribusi bagi Kesehatan Masyarakat

Palembang, 22 September 2026. Suasana penuh haru, bangga, dan optimisme mewarnai kegiatan Yudisium Jurusan Teknologi Laboratorium Medis (TLM) Poltekkes Kemenkes Palembang yang dilaksanakan di Kampus Sukabangun Palembang. Sebanyak 204 peserta yudisium resmi dinyatakan lulus setelah menyelesaikan seluruh rangkaian pendidikan, sebagai sebuah tahapan penting sebelum melangkah menuju dunia profesi dan pengabdian kepada masyarakat.

Ke-204 peserta yudisium tersebut terdiri atas 106 lulusan Program Diploma Tiga (D-3) TLM, 39 lulusan Program Sarjana Terapan (S.Tr.) TLM Kelas Reguler, serta 59 lulusan Program Sarjana Terapan (S.Tr.) TLM Kelas Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL).

Momentum yudisium tidak sekadar menjadi penanda berakhirnya proses pembelajaran di bangku perguruan tinggi. Lebih dari itu, yudisium menjadi ruang refleksi atas perjalanan akademik yang telah dilalui sekaligus titik awal bagi para lulusan untuk mengimplementasikan ilmu, kompetensi, integritas, dan nilai-nilai kemanusiaan dalam memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan kesehatan.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Direktur Poltekkes Kemenkes Palembang, H. M. Taswin, S.Si., Apt., M.M., M.Kes., bersama jajaran pimpinan, yakni Wakil Direktur I, Diah Navianti, S.Pd., M.Kes.; Wakil Direktur II, Dra. Ratnaningsih Dewi Astuti, M.Kes.; serta Kasubbag ADAK, Oktavianus BTH, S.K.M., M.M. Turut hadir Ketua Jurusan Teknologi Laboratorium Medis Poltekkes Kemenkes Palembang, Nurhayati, S.Pd., S.K.M., M.Kes.; Sekretaris Jurusan, Dian Adhe Bianggo Naue, S.S.T., M.Bmd.; Ketua Program Studi D-3 TLM, Karneli, S.Pd., M.Kes.; Ketua Program Studi S.Tr. TLM, Abdul Mutholib, S.T., M.T.; para dosen dan tenaga kependidikan, serta keluarga besar Jurusan Teknologi Laboratorium Medis.

Kegiatan yudisium juga mendapat dukungan dan kehadiran dari sejumlah mitra serta pemangku kepentingan eksternal yang selama ini menjadi bagian penting dalam pengembangan pendidikan dan praktik tenaga kesehatan. Mereka yang hadir antara lain Kemas Aidil Fitri, SST, M.K.M. dari organisasi profesi PATELKI; Ummi Kaltsum, SST, M.K.M. dari BBLKM; Erry Hikmawati, S.Tr.Kes. dari RSUP Dr. Mohammad Hoesin; dr. Rieka Kamelya, MARS dari BBLKM; serta Ayu Novita Sari, S.Tr.Kes. dari RSUD Siti Fatimah. Kehadiran para mitra tersebut menjadi wujud sinergi antara institusi pendidikan, organisasi profesi, fasilitas pelayanan kesehatan, dan dunia kerja dalam mempersiapkan sumber daya manusia kesehatan yang kompeten, profesional, dan mampu menjawab tantangan pelayanan kesehatan yang terus berkembang.

Rangkaian kegiatan yudisium diawali dengan pembukaan, dilanjutkan dengan pembacaan doa dan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, Mars Poltekkes Kemenkes, serta Hymne Poltekkes Kemenkes. Nuansa kebangsaan dan semangat pengabdian terasa kuat sejak awal kegiatan, mengingat setiap lulusan yang dihasilkan memiliki tanggung jawab untuk ikut menjaga dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Acara kemudian dilanjutkan dengan penayangan video profil Poltekkes Kemenkes Palembang. Tayangan tersebut menjadi pengingat perjalanan institusi dalam melaksanakan pendidikan tenaga kesehatan sekaligus memperlihatkan komitmen Poltekkes Kemenkes Palembang dalam menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan pelayanan kesehatan.

Selanjutnya, Ketua Jurusan Teknologi Laboratorium Medis, Nurhayati, S.Pd., S.K.M., M.Kes., menyampaikan laporan pendidikan. Laporan tersebut menjadi gambaran perjalanan akademik para peserta yudisium hingga akhirnya dapat menyelesaikan pendidikan dan dinyatakan memenuhi persyaratan kelulusan.

Yudisium menjadi bukti bahwa keberhasilan pendidikan merupakan hasil dari proses panjang yang melibatkan kerja keras mahasiswa, dukungan keluarga, dedikasi dosen, serta kerja bersama seluruh sivitas akademika.

Di balik angka 204 lulusan, terdapat 204 perjalanan, harapan, dan cita-cita. Ada perjuangan menghadapi tugas akademik, praktik laboratorium, kegiatan pembelajaran, ujian, penelitian, serta berbagai pengalaman yang membentuk karakter dan profesionalisme.

Puncak kegiatan ditandai dengan sambutan dan penetapan kelulusan oleh Direktur Poltekkes Kemenkes Palembang, H. M. Taswin, S.Si., Apt., M.M., M.Kes. Penetapan kelulusan menjadi momen yang sangat dinantikan oleh seluruh peserta yudisium. Setelah melalui berbagai tahapan akademik dan administratif, para peserta akhirnya mendapatkan pengakuan atas keberhasilan menyelesaikan pendidikan mereka. Dalam kesempatan tersebut, para lulusan diingatkan bahwa gelar dan kompetensi yang diperoleh bukan hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga membawa tanggung jawab moral untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Sebagai calon tenaga kesehatan, lulusan Teknologi Laboratorium Medis memiliki peran penting dalam mendukung proses pelayanan kesehatan. Hasil pemeriksaan laboratorium menjadi salah satu bagian penting dalam membantu tenaga medis dan tenaga kesehatan lainnya dalam menentukan diagnosis, pemantauan kondisi pasien, maupun berbagai upaya pencegahan dan pengendalian penyakit. Oleh karena itu, profesionalisme, ketelitian, integritas, disiplin, serta kepatuhan terhadap standar pelayanan harus senantiasa menjadi bagian dari karakter lulusan.

Pada kesempatan yang sama, ditayangkan pula video capaian 25 tahun Poltekkes Kemenkes Palembang. Tayangan tersebut menjadi refleksi perjalanan panjang institusi dalam melaksanakan pendidikan tenaga kesehatan sekaligus menjadi inspirasi bagi generasi baru untuk melanjutkan berbagai capaian yang telah dibangun. Rangkaian kegiatan berlanjut dengan pembacaan Surat Keputusan Direktur tentang Penetapan Kelulusan oleh Koordinator Akademik Program Studi. Untuk Program Studi D-3 TLM, pembacaan keputusan disampaikan oleh Handayani, S.T., M.T., sedangkan untuk Program Studi S.Tr. TLM disampaikan oleh Sri Sulpha Siregar, S.S.T., M.Biomed.

Momen berikutnya adalah pengumuman lulusan terbaik yang disampaikan oleh masing-masing ketua program studi. Untuk Program Studi D-3 TLM disampaikan oleh Ketua Prodi Karneli, S.Pd., M.Kes., sedangkan untuk Program Studi S.Tr. TLM disampaikan oleh Ketua Prodi Abdul Mutholib, S.T., M.T. Penghargaan kepada lulusan terbaik menjadi bentuk apresiasi atas capaian akademik dan proses panjang yang telah mereka jalani. Namun demikian, capaian tersebut juga menjadi pengingat bahwa prestasi akademik hendaknya berjalan seiring dengan karakter, etika, kemampuan bekerja sama, serta kepedulian terhadap masyarakat. Acara dilanjutkan dengan pelepasan jas almamater, pemasangan selempang, dan pemberian sertifikat kepada lulusan terbaik oleh Direktur Poltekkes Kemenkes Palembang. Prosesi tersebut berlangsung penuh makna. Jas almamater yang selama ini menjadi simbol identitas mahasiswa secara resmi dilepas sebagai tanda bahwa para peserta telah menyelesaikan satu fase kehidupannya. Selempang yang dikenakan menjadi simbol capaian sekaligus pengingat akan tanggung jawab yang akan mereka emban setelah meninggalkan kampus.

Setelah prosesi pelepasan, seluruh peserta menyanyikan lagu Bagimu Negeri. Lagu tersebut semakin menguatkan pesan bahwa pendidikan yang telah ditempuh pada akhirnya harus bermuara pada pengabdian. Para lulusan diharapkan tidak berhenti belajar setelah memperoleh ijazah. Perkembangan teknologi kesehatan, ilmu pengetahuan, dan kebutuhan pelayanan kesehatan yang dinamis menuntut setiap tenaga kesehatan untuk terus meningkatkan kompetensi.

Dalam dunia laboratorium medis, ketelitian bukan sekadar keterampilan teknis, tetapi merupakan bagian dari tanggung jawab profesional. Setiap hasil pemeriksaan memiliki arti bagi pasien dan dapat menjadi bagian dari proses pengambilan keputusan klinis. Karena itu, lulusan TLM Poltekkes Kemenkes Palembang diharapkan mampu membawa nilai-nilai yang diperoleh selama menempuh pendidikan, yaitu kompetensi, integritas, kedisiplinan, kepedulian, serta semangat untuk terus berkembang.

Suasana semakin bermakna ketika alumni Muthia Azzahra, S.Tr.Kes., menyampaikan pesan dan kesan alumni. Pesan dan kesan tersebut menjadi ruang refleksi bersama mengenai perjalanan selama menjalani pendidikan. Berbagai pengalaman, tantangan, kebersamaan, dan pembelajaran yang diperoleh selama berada di lingkungan kampus akan menjadi bagian dari bekal ketika para lulusan memasuki lingkungan kerja dan kehidupan profesional.

Alumni juga menjadi bagian penting dari perjalanan institusi. Keberhasilan lulusan di dunia kerja merupakan salah satu cerminan dari proses pendidikan yang telah dilaksanakan. Karena itu, hubungan antara almamater dan alumni diharapkan terus terjalin dalam semangat silaturahmi, kolaborasi, dan kontribusi. Dengan berakhirnya rangkaian acara, kegiatan yudisium ditutup dengan penuh rasa syukur dan kebanggaan.

Yudisium bukanlah garis akhir. Yudisium adalah awal dari pengabdian yang sesungguhnya. Selamat kepada 204 lulusan Jurusan Teknologi Laboratorium Medis Poltekkes Kemenkes Palembang. Teruslah belajar, teruslah berkarya, dan jadilah insan kesehatan yang tidak hanya kompeten dalam bidangnya, tetapi juga hadir dengan ketulusan, integritas, dan kepedulian.

Melangkah bersama ilmu, mengabdi dengan hati, dan berkontribusi untuk kesehatan negeri. Selamat dan sukses kepada seluruh peserta Yudisium Jurusan Teknologi Laboratorium Medis Poltekkes Kemenkes Palembang Tahun 2026.

(Reported by Listrianah. M. Kes)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

2 + 3 =