Palembang, 10 September 2026. Sebanyak 115 peserta mengikuti Yudisium Program Studi Kesehatan Gigi Program Diploma Tiga Poltekkes Kemenkes Palembang. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk menandai berakhirnya perjalanan pendidikan sekaligus mengawali langkah baru para lulusan dalam mengabdikan ilmu pengetahuan, keterampilan, dan kompetensinya di tengah masyarakat. Yudisium tidak sekadar menjadi seremoni akademik, tetapi juga merupakan bentuk pengakuan atas proses pendidikan yang telah ditempuh dengan penuh ketekunan. Di balik setiap kelulusan, terdapat perjuangan, pembelajaran, praktik, evaluasi, serta dukungan dari berbagai pihak yang turut mengantarkan mahasiswa hingga mencapai tahap akhir pendidikan.
Dengan mengusung semangat profesionalisme dan pengabdian, kegiatan ini menjadi pengingat bahwa keberhasilan pendidikan tenaga kesehatan tidak berhenti pada pencapaian akademik. Lebih dari itu, kelulusan merupakan awal dari tanggung jawab untuk memberikan pelayanan kesehatan gigi dan mulut yang bermutu, beretika, serta berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Kegiatan yudisium dihadiri oleh Direktur Poltekkes Kemenkes Palembang, Bapak S.Si., Apt., M.M., M.Kes., bersama jajaran pimpinan, yaitu Wakil Direktur I, Ibu Diah Navianti, S.Pd., M.Kes.; Wakil Direktur II, Ibu Dra. Ratnaningsih Dewi Astuti, Apt., M.Kes.; dan Wakil Direktur III, Bapak Lukman, S.Kep., Ners., M.M., M.Kep. Turut hadir Ketua SPI secara daring, Kasubbag ADAK, para Kepala Pusat, para Ketua Jurusan dilingkungan Poltekkes Palembang, Ketua Jurusan Kesehatan Gigi, Ibu drg. Sri Wahyuni, M.Kes., Sekretaris Jurusan Kesehatan Gigi, Bapak Yufen Widodo, S.K.M., M.D.Sc., serta para dosen dan tenaga kependidikan Program Studi Kesehatan Gigi Program Diploma Tiga. Kehadiran jajaran pimpinan dan sivitas akademika tersebut mencerminkan komitmen institusi dalam mendampingi mahasiswa hingga menyelesaikan pendidikan, sekaligus memastikan bahwa proses pembelajaran terus diarahkan untuk menghasilkan lulusan yang kompeten, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan pelayanan kesehatan.
Yudisium ini juga dihadiri oleh mitra dari berbagai institusi pelayanan kesehatan. Direktur RSMH diwakili oleh Bapak Syakirman Nurdin Nur, M.M. Hadir pula perwakilan dari RS Bhayangkara, Ibu Bakhriyah, S.K.M.; perwakilan RSUD Siti Fatimah, Ibu Ida Aryani, S.K.M., dan Ibu Syara Haschika, S.K.M.; serta perwakilan Dinas Kesehatan Kota Palembang, Ibu Windriani, S.K.M., Ibu Sariharyani, S.K.M., M.K.M. Kehadiran para mitra tersebut menjadi bagian penting dalam memperkuat hubungan antara institusi pendidikan dan dunia pelayanan kesehatan. Kolaborasi yang terjalin diharapkan terus mendukung pengembangan kompetensi mahasiswa, memperluas pengalaman praktik, serta membuka ruang kontribusi lulusan dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.
Rangkaian kegiatan diawali dengan penayangan Video Antikorupsi sebagai pengingat pentingnya integritas dalam setiap aspek kehidupan, termasuk dalam penyelenggaraan pendidikan dan pelayanan kesehatan. Nilai kejujuran, tanggung jawab, dan profesionalisme menjadi fondasi yang perlu terus dijaga oleh setiap insan kesehatan. Setelah pembukaan dan doa, seluruh peserta menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars Poltekkes Kemenkes, dan Hymne Poltekkes Kemenkes. Suasana berlangsung khidmat dan penuh kebanggaan, menggambarkan semangat kebangsaan serta kecintaan terhadap almamater. Acara dilanjutkan dengan penayangan video profil yang memperkenalkan identitas dan perjalanan Institusi Poltekkes Kemenkes Palembang.
Selanjutnya, Ketua Jurusan Kesehatan Gigi menyampaikan laporan pendidikan. Laporan ini menjadi bagian penting dalam kegiatan yudisium karena memberikan gambaran mengenai pelaksanaan pendidikan, proses pembelajaran, serta pencapaian akademik mahasiswa selama menempuh pendidikan.
Dilanjutkan dengan sambutan Direktur, dalam sambutannya Direktur Poltekkes Kemenkes Palembang menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yudisium yang telah menyelesaikan pendidikan. Beliau juga memberikan penghargaan kepada para dosen, tenaga kependidikan, orang tua, keluarga, dan seluruh pihak yang telah memberikan dukungan selama proses pendidikan berlangsung.
Yudisium menjadi momentum untuk mengingatkan para lulusan bahwa ilmu pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama pendidikan harus diwujudkan dalam bentuk pengabdian nyata. Sebagai calon tenaga kesehatan gigi, lulusan diharapkan mampu menjalankan tugas secara profesional, menjunjung tinggi etika, serta memberikan pelayanan yang aman dan berorientasi pada kebutuhan pasien. Pesan tersebut menjadi bekal penting bagi para lulusan untuk memasuki dunia kerja maupun melanjutkan pengembangan diri. Tantangan pelayanan kesehatan yang terus berkembang menuntut tenaga kesehatan untuk senantiasa belajar, beradaptasi, dan meningkatkan kompetensi.
Salah satu tahapan utama dalam kegiatan yudisium adalah pembacaan Surat Keputusan Direktur Poltekkes Palembang tentang Penetapan Kelulusan oleh Koordinator Akademik Jurusan Kesehatan Gigi. Pembacaan keputusan ini menjadi penanda resmi atas penyelesaian pendidikan para peserta yudisium. Suasana semakin bermakna ketika Sekretaris Jurusan Kesehatan Gigi mengumumkan lulusan terbaik. Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas prestasi akademik dan dedikasi mahasiswa selama menjalani proses pendidikan. Pemberian penghargaan kepada lulusan terbaik diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh mahasiswa untuk terus berusaha mencapai prestasi, mengembangkan potensi diri, serta menjadikan proses pendidikan sebagai pengalaman yang membentuk karakter dan profesionalisme.
Momen yang tidak kalah berkesan dalam kegiatan ini adalah pelepasan jaket almamater dan pemasangan selempang oleh Direktur Poltekkes Kemenkes Palembang. Prosesi tersebut menjadi simbol peralihan dari status mahasiswa menuju tahap kehidupan baru sebagai lulusan yang siap mengemban tanggung jawab profesional. Jaket almamater selama ini menjadi bagian dari identitas mahasiswa dalam menjalani proses pendidikan. Ketika dilepas, momen tersebut mengandung makna bahwa para lulusan telah menyelesaikan satu tahap perjalanan dan kini bersiap membawa nama baik almamater melalui karya, sikap, dan pengabdian. Selempang yang dikenakan menjadi simbol pencapaian sekaligus pengingat bahwa setiap lulusan memiliki tanggung jawab untuk menjaga nama baik institusi, menjunjung tinggi etika profesi, serta memberikan kontribusi positif bagi masyarakat. Rangkaian prosesi dilanjutkan dengan penyerahan piagam atau sertifikat bagi lulusan terbaik. Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi institusi terhadap mahasiswa yang telah menunjukkan prestasi selama menempuh pendidikan.
Lulusan Program Studi Kesehatan Gigi Program Diploma Tiga memiliki peran penting dalam mendukung upaya peningkatan kesehatan gigi dan mulut masyarakat. Kompetensi yang diperoleh selama pendidikan menjadi bekal untuk berkontribusi dalam pelayanan kesehatan, baik di fasilitas pelayanan kesehatan maupun dalam kegiatan promotif dan preventif di masyarakat. Di tengah tantangan kesehatan yang terus berkembang, tenaga kesehatan gigi dituntut tidak hanya memiliki keterampilan teknis, tetapi juga kemampuan berkomunikasi, bekerja sama, menjunjung etika, serta memahami kebutuhan pasien secara menyeluruh. Karena itu, para lulusan diharapkan mampu menjadi tenaga kesehatan yang tidak hanya terampil dalam menjalankan tugas, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap kesehatan masyarakat. Edukasi, pencegahan, dan peningkatan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya kesehatan gigi dan mulut merupakan bagian penting dari kontribusi yang dapat diberikan. Semangat tersebut sejalan dengan tujuan pendidikan vokasi kesehatan, yaitu menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan pelayanan kesehatan serta mampu beradaptasi dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Rangkaian acara dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Bagimu Negeri, yang semakin memperkuat suasana kebangsaan dan semangat pengabdian. Lagu tersebut menjadi pengingat bahwa ilmu pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki para lulusan diharapkan dapat memberikan manfaat bagi bangsa dan negara. Selanjutnya, acara diisi dengan pesan dan kesan alumni. Sesi ini menjadi ruang refleksi bagi para lulusan untuk mengenang perjalanan pendidikan yang telah dilalui, mulai dari proses pembelajaran, praktik, pengalaman bersama dosen dan teman-teman, hingga berbagai tantangan yang berhasil dilewati. Pesan dan kesan alumni juga menjadi bentuk penghargaan kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan selama masa pendidikan. Perjalanan tersebut tidak hanya membentuk kemampuan akademik, tetapi juga membangun kedisiplinan, kerja sama, tanggung jawab, dan ketangguhan dalam menghadapi berbagai situasi. Bagi para lulusan, momen ini menjadi pengingat bahwa setiap pengalaman selama menempuh pendidikan merupakan bagian penting dari proses pembentukan diri sebagai tenaga kesehatan yang profesional. Yudisium Prodi Kesehatan Gigi Program Diploma Tiga Poltekkes Kemenkes Palembang menjadi momentum untuk meneguhkan kembali komitmen institusi dalam menghasilkan lulusan yang kompeten, berkarakter, dan siap mengabdi.
Sebanyak 115 lulusan yang mengikuti yudisium diharapkan mampu membawa semangat Poltekkes Kemenkes Palembang ke berbagai ruang pengabdian. Baik dalam dunia kerja, pelayanan kesehatan, maupun pengembangan diri, para lulusan diharapkan terus menjaga integritas, meningkatkan kompetensi, dan memberikan pelayanan yang bermutu. Dengan bekal ilmu pengetahuan, keterampilan, dan nilai-nilai yang diperoleh selama pendidikan, para lulusan diharapkan mampu menjadi bagian dari generasi tenaga kesehatan yang profesional, adaptif, dan berorientasi pada peningkatan kualitas kesehatan masyarakat.
Momen tersebut menjadi kenangan berharga bagi seluruh peserta, pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, serta para tamu undangan yang hadir. Yudisium ini menjadi bukti bahwa pendidikan yang berkualitas lahir dari proses yang berkelanjutan, dukungan berbagai pihak, dan komitmen untuk terus meningkatkan mutu. Semoga seluruh lulusan senantiasa diberikan kemudahan dalam melanjutkan perjalanan, mampu mengamalkan ilmu yang diperoleh, serta menjadi tenaga kesehatan yang profesional, berintegritas, dan bermanfaat bagi masyarakat.
Selamat kepada 115 lulusan Program Studi Kesehatan Gigi Program Diploma Tiga Poltekkes Kemenkes Palembang. Teruslah belajar, berkarya, dan mengabdi. Bawalah nama baik almamater melalui kompetensi, integritas, dan kepedulian kepada sesama.
(Reported by Listrianah. M.Kes)









