Yudisium 143 Lulusan Keperawatan Poltekkes Palembang Tahun 2026 Siap Menjadi Insan Kesehatan yang Profesional dan Humanis

Palembang, 24 September 2026 . Sebanyak 143 peserta Yudisium Program Studi Keperawatan Program Diploma Tiga Poltekkes Kemenkes Palembang resmi dinyatakan lulus dalam sebuah momentum penuh makna yang menandai berakhirnya perjalanan akademik sekaligus menjadi awal langkah baru menuju dunia pengabdian sebagai tenaga kesehatan profesional. Kegiatan yudisium berlangsung khidmat dan penuh kebanggaan dengan dihadiri langsung oleh Direktur Poltekkes Kemenkes Palembang, H. M. Taswin, S.Si., Apt., M.M., M.Kes., bersama jajaran pimpinan, yaitu Wakil Direktur I Diah Navianti, S.Pd., M.Kes.; Wakil Direktur II Dra. Ratnaningsih Dewi Astuti, M.Kes.; Wakil Direktur III Lukman, S.Kep., Ners., M.M., M.Kep.; serta Kasubbag ADAK Oktavianus BTH, S.K.M., M.M.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Jurusan Keperawatan Dr. Muliyadi, S.Kp., M.Kep.; Sekretaris Jurusan Keperawatan Azwaldi, APP, M.Kes.; Ketua Program Studi Keperawatan Program Diploma Tiga Sumitro Adi Putra, S.Kep., Ners., M.Kes.; Ketua Program Studi Sarjana Terapan Keperawatan Dr. Rosnani, S.Kp., M.Kep., Sp.MAT.; para Ketua Jurusan di lingkungan Poltekkes Kemenkes Palembang, para dosen, serta tenaga kependidikan.

Kegiatan yudisium ini juga semakin bermakna dengan hadirnya para mitra dan pemangku kepentingan dari berbagai institusi kesehatan yang selama ini menjadi bagian penting dalam mendukung proses pendidikan dan pengembangan kompetensi mahasiswa. Hadir dr. Yudi Fadilah, Sp.PD., Direktur Rumah Sakit Muhammadiyah Palembang; Syamsul Achyar, S.Sos., M.Si., Penanggung Jawab Tim Kerja Diklat RSUP Dr. Mohammad Hoesin (RSMH) Palembang; M. Yamin dari PPNI Sumatera Selatan; Sari Hariyani, S.K.M., M.K.M., dari Dinas Kesehatan Kota Palembang; serta Novy Haryatini, S.K.M., dari Dinas Kesehatan Kota Palembang. Kehadiran para mitra tersebut menjadi wujud nyata sinergi antara institusi pendidikan, fasilitas pelayanan kesehatan, organisasi profesi, dan pemerintah daerah dalam mempersiapkan tenaga kesehatan yang kompeten, profesional, berintegritas, serta memiliki kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, dilanjutkan dengan pembacaan doa yang dipimpin oleh Ners. Ari Adhyutama, M.Kep. Suasana semakin khidmat ketika seluruh peserta menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan dengan Mars Poltekkes Kemenkes dan Hymne Poltekkes Kemenkes.

Peserta kemudian diajak mengenal kembali perjalanan institusi melalui penayangan video profil Poltekkes Kemenkes Palembang. Tayangan tersebut menjadi pengingat bahwa keberhasilan 143 peserta yudisium tidak terlepas dari proses pendidikan, pembelajaran, pembinaan karakter, praktik klinik, serta dukungan berbagai pihak yang telah membersamai mereka selama menempuh pendidikan.

Rangkaian acara dilanjutkan dengan laporan pendidikan oleh Ketua Jurusan Keperawatan, Dr. Muliyadi, S.Kp., M.Kep. Laporan tersebut menjadi bagian penting untuk memberikan gambaran mengenai proses pendidikan yang telah dilalui para mahasiswa hingga akhirnya sampai pada tahapan yudisium.

Momentum penting dalam kegiatan tersebut ditandai dengan sambutan sekaligus penetapan kelulusan oleh Direktur Poltekkes Kemenkes Palembang, H. M. Taswin, S.Si., Apt., M.M., M.Kes. Penetapan kelulusan menjadi sebuah titik penting yang menandai bahwa para mahasiswa telah menyelesaikan tahapan pendidikan sesuai dengan ketentuan akademik yang berlaku. Namun demikian, kelulusan bukanlah akhir dari perjalanan. Sebaliknya, kelulusan merupakan pintu masuk menuju tanggung jawab yang lebih besar di tengah masyarakat. Sebagai calon tenaga kesehatan, para lulusan Keperawatan Program Diploma Tiga diharapkan tidak hanya mengandalkan pengetahuan dan keterampilan yang telah diperoleh selama menempuh pendidikan, tetapi juga mampu menghadirkan empati, komunikasi yang baik, integritas, disiplin, dan kepedulian terhadap pasien serta masyarakat. Profesi keperawatan memiliki kedekatan yang sangat kuat dengan manusia. Seorang perawat tidak hanya hadir ketika seseorang membutuhkan tindakan pelayanan kesehatan, tetapi juga menjadi bagian dari proses memberikan rasa aman, dukungan, perhatian, dan motivasi kepada pasien serta keluarganya. “Hari ini adalah hari kelulusan, tetapi sesungguhnya ini merupakan awal dari perjalanan pengabdian yang lebih luas. Jadikan ilmu sebagai bekal, integritas sebagai landasan, dan kemanusiaan sebagai semangat dalam menjalankan profesi,” menjadi semangat yang relevan dalam mengiringi langkah para lulusan memasuki dunia kerja dan pengabdian.

Semangat perjalanan para lulusan juga semakin bermakna melalui penayangan video capaian 25 tahun Poltekkes Kemenkes Palembang. Perjalanan selama seperempat abad bukan hanya menggambarkan perjalanan sebuah institusi pendidikan, tetapi juga merefleksikan kontribusi dalam menyiapkan sumber daya manusia kesehatan yang dibutuhkan masyarakat. Setiap lulusan yang dihasilkan menjadi bagian dari perjalanan tersebut. Mereka membawa nama almamater sekaligus membawa nilai-nilai yang telah ditanamkan selama menjalani pendidikan.

Ke depan, para lulusan diharapkan mampu menjadi bagian dari transformasi pelayanan kesehatan yang terus berkembang. Tantangan kesehatan masyarakat semakin kompleks sehingga dibutuhkan tenaga kesehatan yang mampu belajar sepanjang hayat, beradaptasi terhadap perubahan, memanfaatkan teknologi secara bijak, serta tetap menempatkan nilai kemanusiaan sebagai bagian penting dari pelayanan. Dengan demikian, semangat 25 tahun Poltekkes Kemenkes Palembang tidak berhenti pada perayaan perjalanan institusi, tetapi diteruskan melalui karya dan pengabdian para lulusannya di tengah masyarakat.

Rangkaian yudisium dilanjutkan dengan pembacaan Surat Keputusan Direktur tentang penetapan kelulusan yang disampaikan oleh Koordinator Akademik Program Studi, Risky Sri Haryanti, S.Kep., Ns., M.Epid. Pembacaan keputusan tersebut menjadi salah satu momen yang dinantikan para peserta karena secara resmi menegaskan status kelulusan mereka setelah melalui seluruh proses pendidikan.

Selanjutnya, Ketua Program Studi Keperawatan Program Diploma Tiga, Sumitro Adi Putra, S.Kep., Ners., M.Kes., menyampaikan pengumuman mengenai lulusan terbaik, yaitu;

PERINGKAT

NAMA

NIM

IPK

PREDIKAT

1

CAHYA ALISHA HUMAYRA

PO7120123011

3.98

Pujian

2

ALLEA SANDRA LESTARI

PO7120123033

3.96

Pujian

3

AMANDA DWI FEBRINA

PO7120123134

3.95

Pujian

Penghargaan kepada lulusan terbaik menjadi bentuk apresiasi atas dedikasi, kerja keras, kedisiplinan, dan pencapaian akademik yang telah ditunjukkan selama masa pendidikan. Penghargaan tersebut sekaligus diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi seluruh lulusan bahwa prestasi tidak lahir secara instan, melainkan melalui proses panjang yang membutuhkan ketekunan, tanggung jawab, dan komitmen.

Salah satu prosesi yang penuh simbol dan emosional adalah pelepasan jas almamater, pemasangan selempang, serta pemberian sertifikat kepada lulusan terbaik. Prosesi tersebut dilakukan oleh Direktur, para Wakil Direktur, Ketua Jurusan, dan Ketua Program Studi. Jas almamater yang selama ini menjadi identitas mahasiswa secara simbolis dilepas. Namun, nilai-nilai yang telah diperoleh selama menjadi bagian dari keluarga besar Poltekkes Kemenkes Palembang diharapkan tetap melekat dalam diri setiap lulusan. Selempang yang dikenakan menjadi simbol kebanggaan atas pencapaian yang telah diraih. Sementara sertifikat lulusan terbaik menjadi bentuk penghargaan atas prestasi sekaligus motivasi untuk terus berkembang. Setelah prosesi tersebut, seluruh peserta menyanyikan lagu Bagimu Negeri, yang semakin memperkuat pesan tentang pengabdian dan tanggung jawab kepada bangsa.

Suasana semakin bermakna ketika salah satu alumni, Muthia Azzahra, S.Tr.Kes., menyampaikan pesan dan kesan alumni. Pesan alumni menjadi refleksi atas perjalanan yang telah dilalui bersama. Mulai dari hari pertama memasuki dunia perkuliahan, mengikuti proses pembelajaran, menjalani praktik, menghadapi berbagai tantangan akademik, hingga akhirnya berdiri sebagai lulusan. Setiap perjalanan tentu memiliki cerita. Ada perjuangan, kelelahan, kegembiraan, bahkan mungkin keraguan. Namun, seluruh pengalaman tersebut menjadi bagian yang membentuk karakter dan kedewasaan para lulusan.

Mereka akan hadir di berbagai ruang pelayanan kesehatan dengan membawa ilmu dan kompetensi yang telah diperoleh. Sebagian mungkin akan bekerja di rumah sakit, puskesmas, klinik, fasilitas pelayanan kesehatan lainnya, maupun melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Di mana pun mereka berada, para lulusan diharapkan tetap menjunjung tinggi nama baik almamater dan menjaga nilai-nilai profesi.

Kegiatan yudisium kemudian ditutup dengan penuh rasa syukur. Para lulusan kini berada di gerbang baru kehidupan profesional. Perjalanan mereka tidak berhenti ketika jas almamater dilepas. Justru, sejak saat itulah tanggung jawab sebagai insan kesehatan semakin nyata.

Selamat kepada 143 peserta Yudisium Program Studi Keperawatan Program Diploma Tiga Poltekkes Kemenkes Palembang.

Hari ini adalah buah dari perjuangan panjang. Esok adalah awal dari perjalanan yang lebih besar.Bawalah ilmu dengan rendah hati, jalankan profesi dengan integritas, layani masyarakat dengan sepenuh hati, dan jadikan setiap langkah pengabdian sebagai bagian dari kontribusi untuk mewujudkan masyarakat yang lebih sehat.

Dari Poltekkes Kemenkes Palembang, untuk Indonesia yang lebih sehat.

(Reported by Listrianah. M.Kes)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

twenty − fourteen =