Wisuda ke-33 Poltekkes Kemenkes Palembang Sesi I Tahun 2026: 656 Lulusan Siap Berkarya dan Mengabdi untuk Negeri

Palembang, 13 Oktober 2026. Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Palembang kembali menorehkan momen bersejarah melalui penyelenggaraan Wisuda ke-33 yang berlangsung khidmat dan penuh kebanggaan di Novotel Hotel Palembang, Selasa (13/10/2026). Pada sesi pertama, sebanyak 656 wisudawan dan wisudawati dari tujuh program studi resmi menyelesaikan pendidikan dan bersiap memasuki babak baru perjalanan profesional di bidang kesehatan. Wisuda bukan sekadar seremoni akademik atau penanda berakhirnya masa studi. Lebih dari itu, wisuda merupakan perayaan atas perjuangan, ketekunan, dan doa yang mengiringi perjalanan pendidikan, sekaligus awal dari tanggung jawab untuk mengabdikan ilmu dan keterampilan bagi masyarakat. Di balik toga yang dikenakan, tersimpan kisah perjuangan mahasiswa, dukungan keluarga, serta dedikasi dosen dan tenaga kependidikan yang telah berperan dalam membentuk kompetensi dan karakter para lulusan.

Prosesi wisuda dihadiri Direktur Poltekkes Kemenkes Palembang sekaligus Ketua Senat, Muhamad Taswin, S.Si., Apt., M.M., M.Kes., bersama Wakil Direktur I, Diah Navianti, S.Pd., M.Kes.; Wakil Direktur II, Dra. Ratnaningsih Dewi Astuti, M.Kes.; dan Wakil Direktur III, Lukman, S.Kep., Ners., M.M., M.Kep. Turut hadir anggota Senat, panitia pelaksana, serta para tamu undangan dari berbagai instansi dan mitra yaitu Dr. Hj. Farida Ariyani, M.M., M.Kes. (Kadinkes Provinsi Sumatera Selatan), Hj. Lusi Welyana (PD PAFI Sumsel), drg. Andina Peka (Poltektrans SDP Palembang), Dr. Nur Alam Fajar, M.Kes., AIFO., (FKM UNSRI), Apt. Frans Apandi, S.Farm., (Apotek Kimia Farma), Anton Abdullah (Poltekbang), Robiatul Dawwiyah, S., Kom. (Staff HRD PT. Hok Tong), H. Muh. Yamin, S.Kep., Ns., SKM., M.Kes. (Sekretaris PPNI DPW Sumsel), Nurna Ningsih, S.Kep., M.Kes. (PPNI Kota Palembang), Topan (Kemenhub), Sudarto, ST, M.Si. (Ketua DPD HAKLI Provinsi Sumsel), Rika Oktapianti S.ST., M.Kes. (Staff Dosen Kebidanan STIK Bina Husada), Saloma (RS Pusri Palembang). Kehadiran berbagai unsur tersebut mencerminkan dukungan dan sinergi dalam pengembangan pendidikan tenaga kesehatan. Melalui pendidikan yang berorientasi pada kompetensi, profesionalisme, dan integritas, Poltekkes Kemenkes Palembang terus berkomitmen menghasilkan lulusan yang mampu menjawab kebutuhan pelayanan kesehatan serta berkontribusi terhadap peningkatan derajat kesehatan masyarakat.

Sebanyak 656 wisudawan dan wisudawati pada sesi pertama berasal dari tujuh program studi yaitu; 1. Keperawatan Program Diploma Tiga, 2. Keperawatan (Kampus Kota Baturaja) Program Diploma Tiga, 3. Keperawatan (Kampus Kota Lubuklinggau) Program Diploma Tiga, 4. Keperawatan (Kampus Kota Lahat) Program Diploma Tiga, 5. Kebidanan (Kampus Kota Muara Enim) Program Diploma Tiga, 6. Farmasi Program Diploma Tiga, Sanitasi Program Diploma Tiga. Keberhasilan para lulusan menjadi bukti dari proses pendidikan yang memadukan pengetahuan, keterampilan praktik, pembentukan karakter, dan penerapan etika profesi. Setiap program studi memiliki kompetensi dan peran penting yang saling melengkapi dalam mendukung sistem pelayanan kesehatan.

Lulusan keperawatan diharapkan mampu memberikan pelayanan yang aman, bermutu, dan berorientasi pada kebutuhan pasien. Lulusan kebidanan diharapkan berkontribusi dalam meningkatkan kualitas kesehatan ibu dan anak. Sementara itu, lulusan farmasi memiliki peran dalam mendukung pelayanan kefarmasian serta penggunaan obat yang aman dan rasional. Adapun lulusan sanitasi diharapkan berkontribusi dalam menjaga kesehatan lingkungan dan mendukung pencegahan penyakit. Keberagaman kompetensi tersebut menegaskan bahwa pembangunan kesehatan membutuhkan tenaga profesional yang tidak hanya unggul dalam bidang masing-masing, tetapi juga mampu bekerja sama, berkomunikasi dengan baik, dan mengutamakan kepentingan masyarakat.

Rangkaian Wisuda ke-33 sesi pertama diawali dengan persiapan, penyampaian pesan keselamatan dan antikorupsi, serta prosesi Senat memasuki ruangan. Acara dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, mengheningkan cipta, menyanyikan Mars dan Hymne Poltekkes Kemenkes, serta pembacaan doa. Prosesi akademik dilanjutkan dengan pembukaan sidang terbuka Senat oleh Ketua Senat, pembacaan surat keputusan oleh Kasubbag ADAK, Oktavianus Barkah Tri Harjoko, S.K.M., M.M., serta penyampaian laporan pendidikan oleh Wakil Direktur I, Diah Navianti, S.Pd., M.Kes.

Memasuki acara inti, para wisudawan mengikuti prosesi penyerahan ijazah, pelantikan dan pengambilan sumpah, serta pengucapan Sumpah Tenaga Kesehatan. Rangkaian tersebut bukan hanya menandai keberhasilan menyelesaikan pendidikan, melainkan juga menegaskan komitmen moral dan profesional dalam menjalankan tugas. Bagi tenaga kesehatan, ilmu dan keterampilan harus senantiasa disertai kejujuran, tanggung jawab, empati, serta penghormatan terhadap martabat manusia. Setiap pelayanan harus dilaksanakan sesuai kompetensi dan etika profesi dengan mengutamakan keselamatan serta kepentingan pasien. Acara turut diisi dengan pembacaan janji alumni, penyerahan penghargaan kepada lulusan terbaik, sambutan, penyampaian pesan dan kesan, serta persembahan lagu. Penghargaan bagi lulusan terbaik menjadi bentuk apresiasi atas prestasi dan kerja keras sekaligus inspirasi bagi mahasiswa untuk terus belajar, berprestasi, dan mengembangkan potensi diri.

Perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi kesehatan, serta meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap pelayanan yang aman dan berkualitas menuntut tenaga kesehatan untuk terus meningkatkan kompetensi. Kelulusan bukanlah akhir dari proses belajar, melainkan awal untuk mengembangkan diri, memperluas pengalaman, dan memberikan kontribusi nyata. Para lulusan diharapkan mampu beradaptasi dengan perkembangan dunia kesehatan, membangun komunikasi yang baik, bekerja secara kolaboratif, serta menjunjung tinggi etika profesi. Selain kecakapan teknis, sikap disiplin, kepedulian, dan empati merupakan modal penting dalam menghadirkan pelayanan yang berkualitas dan berorientasi pada kemanusiaan. Poltekkes Kemenkes Palembang berharap para alumni dapat menjaga nama baik almamater melalui prestasi, integritas, dan pengabdian yang tulus. Di mana pun bertugas, mereka diharapkan menjadi bagian dari solusi berbagai tantangan kesehatan, baik melalui peningkatan pelayanan, edukasi masyarakat, pencegahan penyakit, maupun upaya menjaga kesehatan lingkungan. Keberhasilan 656 wisudawan dan wisudawati pada sesi pertama ini juga menjadi kebanggaan bagi keluarga, dosen, tenaga kependidikan, serta seluruh pihak yang telah mendukung perjalanan pendidikan mereka. Pencapaian tersebut merupakan hasil kerja keras, ketekunan, doa, dan kebersamaan yang patut disyukuri.

Selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati Wisuda ke-33 Poltekkes Kemenkes Palembang. Jadikan ilmu sebagai bekal untuk berkarya, integritas sebagai pedoman dalam bertindak, dan kepedulian sebagai landasan dalam melayani. Teruslah belajar, berinovasi, dan mengabdikan diri demi terwujudnya masyarakat yang lebih sehat dan sejahtera.

(Reported by Humas Polkesbang)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

19 − 17 =