Jakarta, 23 Juli 2026. Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Palembang (Poltekkes Kemenkes Palembang) kembali menorehkan prestasi melalui kiprah dosennya di tingkat nasional. Salah satu dosen Program Studi Diploma Tiga Keperawatan Lubuklinggau, Nadi Aprilyadi, S.Sos., S.Kep., M.Kes., terpilih sebagai peserta Training of Trainers (ToT) Program Pemantapan Nilai-Nilai Kebangsaan (PPNK) Angkatan XXXIX yang diselenggarakan oleh Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhannas RI).
Pelatihan yang berlangsung pada 16–23 Juli 2026 di Kampus Lemhannas RI, Jakarta, ini diikuti oleh 107 peserta yang berasal dari berbagai Provinsi di Indonesia. Para peserta terdiri atas dosen, guru, widyaiswara, aparatur pemerintah, serta praktisi pendidikan yang dipilih melalui proses seleksi untuk menjadi pelatih sekaligus agen penguatan nilai-nilai kebangsaan di lingkungan masing-masing.
Keikutsertaan Nadi Aprilyadi menjadi bukti nyata komitmen Poltekkes Kemenkes Palembang dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang tidak hanya unggul secara akademik dan profesional, tetapi juga memiliki karakter kebangsaan yang kuat sebagai fondasi menuju Indonesia Emas 2045.
Mempersiapkan Pendidik sebagai Agen Perubahan
Program Training of Trainers (ToT) Pemantapan Nilai-Nilai Kebangsaan merupakan salah satu program strategis nasional Lemhannas RI yang bertujuan mencetak trainer, fasilitator, dan agen perubahan yang mampu menginternalisasikan nilai-nilai kebangsaan secara sistematis dalam dunia pendidikan maupun kehidupan bermasyarakat.
Selama mengikuti pelatihan, peserta dibekali berbagai kompetensi strategis, di antaranya:
- Memahami secara komprehensif empat konsensus dasar kehidupan berbangsa dan bernegara, yaitu Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika.
- Menguasai metode pembelajaran orang dewasa (andragogi) dalam penyampaian materi pendidikan karakter.
- Mengintegrasikan nilai-nilai kebangsaan ke dalam pembelajaran, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat.
- Mengembangkan jejaring nasional sebagai wadah kolaborasi dalam memperkuat pendidikan karakter bangsa.
Program ini menjadi bagian penting dalam menyiapkan tenaga pendidik yang mampu menghadapi berbagai tantangan global tanpa kehilangan jati diri bangsa Indonesia.
Belajar Langsung dari Para Tokoh Nasional
Selama delapan hari pelatihan, peserta memperoleh pembelajaran intensif dari para pakar nasional, akademisi, pejabat Lemhannas RI, serta purnawirawan TNI dan Polri yang memiliki pengalaman luas di bidang kepemimpinan, strategi nasional, pendidikan karakter, dan ketahanan nasional.
Di antara narasumber yang memberikan materi adalah:
- Richardus Eko Indrajit
- Pratama Dahlian Persadha
- Mayjen TNI Dr. Joseph Robert Giri
- Irjen Pol (Purn.) Dr. E. Winarto Hadiwasito
- Marsda TNI Umar Fathurrohman
- Mayjen TNI (Purn.) M. Nasir Madjid
- Laksda TNI (Purn.) Prasetya Nugraha
- Brigjen TNI (Purn.) Dr. Paula Theresia E.P.U.
- Dr. Bondan Tiara Sofyan
- Sukendra Martha
- Eneng Darol Afiah
- Ir. Nugroho Ananto
Materi yang diberikan mencakup sejarah perjalanan bangsa, implementasi nilai-nilai Pancasila, konstitusi, wawasan nusantara, ketahanan nasional, kepemimpinan nasional, pendidikan karakter di era digital, hingga strategi menghadapi tantangan disrupsi teknologi dan perubahan geopolitik global.
Selain pembelajaran klasikal, peserta juga mengikuti diskusi kelompok, diskusi antarkelompok, praktik mengajar (microteaching), serta kegiatan Mancakrida (team building) yang dirancang untuk memperkuat kemampuan kepemimpinan, komunikasi, kolaborasi, dan fasilitasi pembelajaran.
Menghasilkan Kompetensi Strategis bagi Penguatan Pendidikan
Melalui pelatihan ini, peserta memperoleh berbagai kompetensi yang akan memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan mutu pendidikan di Poltekkes Kemenkes Palembang, antara lain:
- Sertifikasi dan kompetensi sebagai Trainer Program Pemantapan Nilai-Nilai Kebangsaan.
- Kemampuan merancang pembelajaran pendidikan karakter yang efektif dan inovatif.
- Penguatan kompetensi kepemimpinan, komunikasi, kolaborasi, dan kemampuan menjadi agen perubahan.
- Kemampuan mengintegrasikan nilai-nilai kebangsaan ke dalam kurikulum pendidikan kesehatan.
- Terbangunnya jejaring nasional dengan berbagai perguruan tinggi, instansi pemerintah, dan lembaga pendidikan sebagai modal pengembangan kolaborasi akademik.
Komitmen Implementasi di Poltekkes Kemenkes Palembang
Kompetensi yang diperoleh selama pelatihan tidak berhenti pada level individu, tetapi akan diimplementasikan secara nyata dalam berbagai program akademik maupun kemahasiswaan di lingkungan Poltekkes Kemenkes Palembang.
Implementasi tersebut meliputi:
- Integrasi nilai-nilai kebangsaan dalam proses pembelajaran.
- Penguatan pendidikan karakter mahasiswa pada seluruh program studi.
- Pelaksanaan seminar, workshop, dan pelatihan kebangsaan bagi sivitas akademika.
- Pengembangan kapasitas dosen dan tenaga kependidikan dalam pendidikan karakter.
- Pengabdian kepada masyarakat yang mengedepankan nilai-nilai Pancasila, nasionalisme, gotong royong, dan kepedulian sosial.
Melalui langkah tersebut, Poltekkes Kemenkes Palembang terus memperkuat perannya sebagai institusi pendidikan tinggi kesehatan yang tidak hanya menghasilkan lulusan dengan kompetensi profesional, tetapi juga insan kesehatan yang berintegritas, berkarakter Pancasila, memiliki jiwa kepemimpinan, serta berkomitmen memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat dan bangsa.
Menjadi Penggerak Indonesia Emas 2045
Keikutsertaan dosen Poltekkes Kemenkes Palembang dalam Training of Trainers Lemhannas RI merupakan investasi strategis dalam pembangunan sumber daya manusia unggul. Penguatan karakter kebangsaan menjadi fondasi penting dalam menyiapkan tenaga kesehatan yang adaptif terhadap perkembangan zaman, namun tetap berpegang teguh pada nilai-nilai luhur bangsa.
Sejalan dengan visi pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045, Poltekkes Kemenkes Palembang berkomitmen untuk terus menghadirkan pendidik yang mampu menginspirasi, membangun karakter, dan melahirkan generasi tenaga kesehatan yang profesional, humanis, berdaya saing global, serta memiliki semangat pengabdian kepada bangsa dan negara.
Pernyataan Peserta
“Mengikuti Training of Trainers Lemhannas RI merupakan sebuah kehormatan sekaligus amanah besar untuk turut berkontribusi dalam penguatan karakter bangsa. Kompetensi yang saya peroleh akan saya implementasikan dalam proses pembelajaran, pengembangan kurikulum, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat. Harapan saya, mahasiswa Poltekkes Kemenkes Palembang tidak hanya tumbuh menjadi tenaga kesehatan yang unggul secara profesional, tetapi juga memiliki karakter Pancasila, jiwa nasionalisme yang kuat, integritas, serta kepedulian terhadap masyarakat dan bangsa,” ujar Nadi Aprilyadi, S.Sos., S.Kep., M.Kes.
Melalui keikutsertaan dalam Program Training of Trainers Lemhannas RI, Poltekkes Kemenkes Palembang kembali menegaskan komitmennya dalam menghasilkan sumber daya manusia kesehatan yang unggul, profesional, dan berkarakter. Penguatan nilai-nilai kebangsaan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari proses pendidikan, sehingga lulusan yang dihasilkan tidak hanya memiliki kompetensi akademik dan keterampilan klinis, tetapi juga menjunjung tinggi etika, integritas, kepedulian sosial, serta semangat cinta tanah air.
Semangat tersebut sejalan dengan visi Poltekkes Kemenkes Palembang untuk menjadi institusi pendidikan tinggi kesehatan yang unggul dan bermartabat, sekaligus berkontribusi nyata dalam pembangunan kesehatan nasional menuju terwujudnya Indonesia Emas 2045.
(Reported by Listrianah.M.Kes)








