Yudisium D-3 Keperawatan Lahat Tahun 2026: 78 Lulusan Poltekkes Kemenkes Palembang Siap Hadir untuk Melayani Masyarakat dengan Semangat Profesionalisme

Lahat, 15 September 2026. Sebanyak 78 mahasiswa Program Studi Diploma Tiga (D-3) Keperawatan Lahat Poltekkes Kemenkes Palembang resmi dinyatakan lulus dalam kegiatan yudisium yang berlangsung penuh khidmat dan haru di Lahat. Momentum tersebut menjadi penanda berakhirnya perjalanan akademik para mahasiswa sekaligus menjadi awal dari perjalanan baru untuk mengimplementasikan ilmu, kompetensi, dan nilai-nilai kemanusiaan dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Kegiatan yudisium bukan sekadar seremoni akademik untuk menetapkan kelulusan. Lebih dari itu, yudisium menjadi momentum refleksi atas perjalanan panjang yang telah dilalui para mahasiswa selama menempuh pendidikan. Berbagai proses pembelajaran, praktik laboratorium, praktik klinik, tugas, ujian, hingga pengalaman berinteraksi langsung dengan pasien telah membentuk mereka menjadi calon tenaga kesehatan yang diharapkan mampu bekerja secara profesional dan bertanggung jawab.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Direktur Poltekkes Kemenkes Palembang, Bapak H. M. Taswin, S.Si., Apt., M.M., M.Kes., beserta jajaran pimpinan, yaitu Wakil Direktur I, Ibu Diah Navianti, S.Pd., M.Kes.; Wakil Direktur II, Ibu Dra. Ratnaningsih Dewi Astuti, M.Kes.; Wakil Direktur III, Bapak Lukman, S.Kep., Ners., M.M., M.Kep.; serta Kasubbag ADAK, Bapak Oktavianus BTH, S.K.M., M.M. Turut hadir Ketua Jurusan Keperawatan Poltekkes Kemenkes Palembang, Dr. Muliyadi, S.Kp., M.Kep.; Ketua Program Studi D-3 Keperawatan Lahat, Bapak A. Gani, S.Pd., M.Kes.; para dosen dan tenaga kependidikan yang selama ini menjadi bagian penting dalam proses pendidikan dan pembentukan kompetensi para mahasiswa.

Kehadiran pimpinan institusi secara langsung menunjukkan perhatian dan komitmen Poltekkes Kemenkes Palembang dalam memastikan setiap lulusan tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga memiliki karakter, integritas, serta semangat pengabdian yang kuat sebagai tenaga kesehatan.

Kegiatan yudisium juga dihadiri oleh sejumlah mitra eksternal dari fasilitas pelayanan kesehatan, yaitu Bdn. Elva Yudianti, S.S.T., Kepala Puskesmas Pagar Agung; Neli Karnila dari Diklat RSUD Lahat; Elya Agustina, S.KM., M.Kes., Kepala Puskesmas Bandar Jaya; serta Erwan, staf RSUD Lahat.

Kehadiran para mitra pelayanan kesehatan tersebut menjadi bagian penting dalam momentum yudisium. Sinergi antara institusi pendidikan dengan Rumah Sakit dan Puskesmas memiliki peran strategis dalam mempersiapkan lulusan yang memiliki kesiapan menghadapi dinamika pelayanan kesehatan di lapangan. Selama proses pendidikan, mahasiswa tidak hanya mendapatkan pembelajaran secara teoritis di lingkungan kampus, tetapi juga memperoleh pengalaman praktik yang memberikan gambaran nyata mengenai bagaimana pelayanan kesehatan diberikan kepada masyarakat. Melalui kolaborasi tersebut, mahasiswa belajar untuk menerapkan ilmu secara tepat, berkomunikasi dengan pasien dan keluarga, bekerja dalam tim, menjaga keselamatan pasien, serta memahami pentingnya etika dan profesionalisme dalam pelayanan keperawatan.

Rangkaian kegiatan yudisium diawali dengan penayangan video antikorupsi. Pemilihan materi tersebut menjadi pesan penting bahwa integritas merupakan nilai yang harus melekat dalam diri setiap insan, termasuk tenaga kesehatan. Dalam dunia pelayanan kesehatan, integritas memiliki kedudukan yang sangat penting. Seorang tenaga kesehatan dituntut untuk bekerja dengan jujur, disiplin, bertanggung jawab, serta senantiasa mengutamakan kepentingan pasien.

Setelah pembukaan dan doa, kegiatan dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, Mars Poltekkes Kemenkes, dan Hymne Poltekkes Kemenkes. Suasana semakin khidmat ketika seluruh peserta mengikuti rangkaian acara dengan penuh perhatian dan rasa syukur.

Selanjutnya, peserta menyaksikan video profil, kemudian dilanjutkan dengan penyampaian laporan pendidikan sebagai gambaran perjalanan akademik dan capaian pendidikan mahasiswa Program Studi D-3 Keperawatan Lahat.

Salah satu momentum utama dalam kegiatan tersebut adalah pembacaan Surat Keputusan Direktur Poltekkes Kemenkes Palembang tentang Penetapan Kelulusan.Dengan dibacakannya keputusan tersebut, sebanyak 78 peserta yudisium Program Studi D-3 Kepera watan Lahat resmi dinyatakan lulus. Bagi para mahasiswa, pembacaan keputusan kelulusan menjadi momen yang sangat bermakna. Setelah bertahun-tahun menjalani proses pendidikan, hari tersebut menjadi bukti bahwa perjuangan, kerja keras, doa, dan dukungan dari berbagai pihak akhirnya membuahkan hasil. Di balik keberhasilan setiap lulusan terdapat peran orang tua dan keluarga yang senantiasa memberikan dukungan, para dosen yang dengan sabar membimbing, tenaga kependidikan yang mendukung proses akademik, serta berbagai pihak yang telah memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk belajar dan berkembang. Karena itu, kelulusan bukan hanya sebuah pencapaian pribadi, tetapi juga merupakan buah dari kerja sama dan dukungan banyak pihak.

Kebanggaan semakin terasa ketika diumumkan tiga lulusan terbaik Program Studi D-3 Keperawatan Lahat. Ketiga lulusan tersebut berhasil menunjukkan prestasi akademik yang sangat baik dengan meraih predikat Pujian. Adapun tiga lulusan terbaik tersebut adalah:

No

Nama

IPK

Predikat

1

Dwi Merdayani

3,91

Pujian

2

Dimas Rayendra Saputra

3,84

Pujian

3

Seli Malahayati Syahnal

3,83

Pujian

 

Prestasi ketiga lulusan tersebut menjadi kebanggaan bagi keluarga, Program Studi D-3 Keperawatan Lahat, Jurusan Keperawatan, dan Poltekkes Kemenkes Palembang. Capaian tersebut sekaligus menunjukkan bahwa semangat belajar, kedisiplinan, ketekunan, serta konsistensi dalam menjalani proses pendidikan dapat menghasilkan prestasi yang membanggakan. Namun demikian, keberhasilan sebagai tenaga kesehatan tidak hanya ditentukan oleh capaian akademik. Nilai akademik harus berjalan seiring dengan kompetensi klinis, kemampuan komunikasi, etika profesi, empati, kepedulian, serta kemampuan bekerja sama.

Salah satu prosesi yang paling menyentuh dalam kegiatan yudisium adalah pelepasan jaket almamater dan pemasangan selempang. Jaket almamater menjadi simbol perjalanan mahasiswa selama menempuh pendidikan. Di baliknya terdapat begitu banyak cerita tentang perjuangan, persahabatan, pembelajaran, tantangan, dan pengalaman yang tidak akan mudah dilupakan. Ketika jaket almamater dilepas dan selempang dikenakan, para mahasiswa secara simbolis memasuki babak baru dalam kehidupan mereka. Mereka tidak lagi hanya menjadi mahasiswa yang belajar di lingkungan kampus. Mereka kini bersiap menjadi bagian dari tenaga kesehatan yang akan hadir di tengah masyarakat.

Dalam sambutannya, Direktur Poltekkes Kemenkes Palembang, H. M. Taswin, S.Si., Apt., M.M., M.Kes., memberikan pesan dan motivasi kepada para lulusan agar senantiasa menjaga nama baik almamater serta terus meningkatkan kompetensi setelah menyelesaikan pendidikan. Kelulusan, menurut semangat yang dibangun dalam pendidikan tenaga kesehatan, bukanlah akhir dari proses belajar. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi kesehatan yang sangat dinamis menuntut setiap tenaga kesehatan untuk terus memperbarui pengetahuan dan keterampilannya.

Profesi keperawatan memiliki peran yang sangat dekat dengan kehidupan manusia. Perawat berada di sisi pasien dalam berbagai kondisi, baik ketika pasien membutuhkan bantuan, sedang menghadapi proses pemulihan, maupun ketika keluarga membutuhkan informasi dan dukungan. Karena itu, lulusan D-3 Keperawatan Lahat diharapkan mampu menjadi tenaga kesehatan yang tidak hanya kompeten dalam menjalankan tugas, tetapi juga memiliki kemampuan interpersonal yang baik.

Kehadiran 78 lulusan baru Program Studi D-3 Keperawatan Lahat menjadi tambahan kekuatan bagi sumber daya manusia kesehatan di Indonesia. Mereka akan membawa ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama menempuh pendidikan ke berbagai tempat pengabdian. Ada yang mungkin bekerja di rumah sakit, puskesmas, klinik, fasilitas pelayanan kesehatan lainnya, maupun melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Suasana yudisium semakin terasa emosional ketika memasuki agenda pesan dan kesan alumni. Perjalanan pendidikan yang selama ini dijalani bersama akhirnya harus sampai pada titik perpisahan. Teman-teman yang selama ini belajar dan berjuang bersama akan menempuh jalan masing-masing. Para dosen yang selama ini menjadi pembimbing akan melepas mahasiswa mereka untuk memasuki dunia pengabdian. Kenangan tentang ruang kelas, praktik klinik, tugas, ujian, diskusi, dan berbagai pengalaman selama pendidikan akan menjadi bagian dari perjalanan hidup yang tidak terlupakan.

Rangkaian acara dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Bagimu Negeri. Lagu tersebut menjadi simbol semangat pengabdian dan pengingat bahwa ilmu yang diperoleh di bangku pendidikan pada akhirnya harus memberikan manfaat bagi bangsa dan negara. Menjadi tenaga kesehatan bukan hanya tentang pekerjaan. Lebih dari itu, profesi ini merupakan bentuk tanggung jawab sosial dan kemanusiaan.

Yudisium D-3 Keperawatan Lahat menjadi sebuah penanda bahwa satu fase telah selesai dan fase berikutnya segera dimulai. 78 lulusan telah menyelesaikan perjalanan akademiknya. Kini saatnya mereka membuka lembaran baru dengan membawa ilmu, keterampilan, pengalaman, dan nilai-nilai yang telah ditanamkan selama berada di Poltekkes Kemenkes Palembang. Prosesi pelepasan jaket almamater dan pemasangan selempang menjadi simbol perubahan status, tetapi sejatinya perubahan terbesar adalah perubahan peran. Dari mahasiswa menjadi tenaga kesehatan yang akan memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Selamat kepada 78 lulusan Program Studi D-3 Keperawatan Lahat Poltekkes Kemenkes Palembang atas pencapaian yang telah diraih. Semoga ilmu yang diperoleh menjadi bekal untuk memberikan pelayanan terbaik, menjadi amal yang bermanfaat, serta menjadi kontribusi nyata dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

Kegiatan yudisium kemudian ditutup dengan foto bersama pimpinan, jajaran manajemen, dosen, tenaga kependidikan, mitra pelayanan kesehatan, dan seluruh lulusan. Senyum bahagia yang terpancar dalam foto bersama menjadi penutup dari sebuah perjalanan panjang. Namun, sesungguhnya foto tersebut juga menjadi awal dari cerita baru—cerita tentang para lulusan yang akan membawa nama baik almamater melalui karya dan pengabdian. Hari ini mereka berdiri sebagai lulusan. Esok, mereka akan berdiri di tengah masyarakat sebagai tenaga kesehatan yang diharapkan mampu memberikan manfaat. Selamat melangkah, para lulusan D-3 Keperawatan Lahat. Jadilah tenaga kesehatan yang kompeten dalam bekerja, berintegritas dalam menjalankan amanah, humanis dalam melayani, dan tulus dalam mengabdi.

Poltekkes Kemenkes Palembang bangga melepas kalian untuk berkarya dan mengabdi.

(Reported by Listrianah. M.Kes)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *