Poltekkes Kemenkes Palembang dan Dinas Kesehatan Kota Prabumulih Perkuat Kolaborasi Pendidikan dan Pelayanan Kesehatan melalui MoU dan PPKM

Prabumulih, 28 September 2026. Komitmen memperkuat sinergi antara dunia pendidikan kesehatan dan pemerintah daerah terus diwujudkan oleh Poltekkes Kemenkes Palembang. Bertempat di Kota Prabumulih, Poltekkes Kemenkes Palembang melaksanakan Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) bersama Dinas Kesehatan Kota Prabumulih, yang dirangkaikan dengan serah terima tempat Praktik Pembangunan Kesehatan Masyarakat (PPKM) bagi mahasiswa Program Studi Teknologi Laboratorium Medis Program Sarjana Terapan. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam membangun kemitraan yang lebih erat antara institusi pendidikan dan pemerintah daerah, khususnya dalam mendukung proses pembelajaran mahasiswa berbasis pengalaman nyata di lapangan sekaligus memperluas kontribusi perguruan tinggi dalam pembangunan kesehatan masyarakat.

Hadir dalam kegiatan tersebut Direktur Poltekkes Kemenkes Palembang, Taswin, S.Si., Apt., M.M., M.Kes., bersama jajaran pimpinan, yaitu Wakil Direktur II Dra. Ratnaningsih Dewi Astuti, M.Kes., Wakil Direktur III Lukman, S.Kep., Ners., M.M., M.Kep., serta Kasubbag ADAK Oktavianus BTH, S.K.M., M.M. Turut hadir Ketua Jurusan Teknologi Laboratorium Medis Poltekkes Kemenkes Palembang, Nurhayati, S.Pd., S.K.M., M.Kes., beserta jajaran terkait.

Dari Pemerintah Kota Prabumulih, kegiatan dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kota Prabumulih H. Elman, S.T., M.M., yang mewakili Wali Kota Prabumulih, Asisten I Pemerintah Kota Prabumulih Dr. Drs. Aris Priadi, S.H., M.Si., Kepala Dinas Kesehatan Kota Prabumulih Djoko Listyano, S.KM., M.Si., serta jajaran pejabat dan pemangku kepentingan bidang kesehatan. Hadir pula Kepala Bidang SDM Kesehatan Lasia Warni, S.KM., M.Si., Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Riadon, AM.Rad., S.KM., M.Si., Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Deliyanto, S.KM., M.Si., Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Lisa Fitri, S.H., M.K.M., serta para camat, pimpinan UPTD Puskesmas, organisasi profesi, dan para pendamping lahan.

Penandatanganan MoU ini tidak sekadar menjadi bentuk kesepakatan administratif antarlembaga, tetapi merupakan langkah strategis untuk memperkuat hubungan kelembagaan dalam mendukung pendidikan tenaga kesehatan yang berkualitas. Melalui pelaksanaan PPKM, mahasiswa Program Studi Teknologi Laboratorium Medis Program Sarjana Terapan mendapatkan kesempatan untuk mengimplementasikan pengetahuan dan keterampilan yang telah diperoleh selama proses perkuliahan ke dalam situasi nyata di masyarakat. Pengalaman tersebut menjadi bagian penting dalam membentuk mahasiswa agar tidak hanya memiliki kompetensi akademik dan teknis, tetapi juga mampu memahami kondisi kesehatan masyarakat secara lebih komprehensif. Lingkungan praktik di tengah masyarakat memberikan ruang bagi mahasiswa untuk belajar mengenali berbagai permasalahan kesehatan, memahami kebutuhan masyarakat, membangun komunikasi dengan tenaga kesehatan dan pemangku kepentingan, serta mengembangkan kemampuan bekerja secara profesional dan kolaboratif. Dengan demikian, kegiatan PPKM diharapkan dapat menjadi jembatan antara teori yang dipelajari di bangku kuliah dengan realitas pelayanan kesehatan di lapangan.

Kolaborasi Poltekkes Kemenkes Palembang dengan Dinas Kesehatan Kota Prabumulih juga mencerminkan pentingnya sinergi lintas sektor dalam membangun sumber daya manusia kesehatan yang unggul. Pemerintah daerah memiliki peran penting dalam menyediakan lingkungan pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan masyarakat, sementara institusi pendidikan memiliki tanggung jawab untuk menyiapkan calon tenaga kesehatan yang kompeten, profesional, berkarakter, dan memiliki kepedulian terhadap masyarakat. Melalui kerja sama ini, kedua institusi dapat saling memperkuat dalam menciptakan ekosistem pendidikan kesehatan yang lebih kontekstual dan responsif terhadap kebutuhan pelayanan kesehatan.

Bagi Poltekkes Kemenkes Palembang, pendidikan tenaga kesehatan tidak berhenti pada pencapaian akademik. Proses pendidikan harus mampu melahirkan lulusan yang siap hadir dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. PPKM menjadi salah satu sarana untuk menanamkan semangat tersebut kepada mahasiswa. Melalui interaksi langsung dengan masyarakat dan tenaga kesehatan di lapangan, mahasiswa belajar bahwa profesi kesehatan memiliki tanggung jawab sosial yang besar. Setiap kompetensi yang dimiliki harus dapat diarahkan untuk mendukung peningkatan derajat kesehatan masyarakat. Khusus bagi mahasiswa Teknologi Laboratorium Medis, pengalaman praktik di lapangan juga menjadi kesempatan untuk semakin memahami pentingnya pemeriksaan laboratorium dalam mendukung upaya promotif, preventif, maupun pelayanan kesehatan. Pengalaman tersebut diharapkan dapat membentuk lulusan yang tidak hanya terampil secara teknis, tetapi juga memiliki kemampuan komunikasi, kerja sama, etika profesi, serta kepekaan terhadap berbagai persoalan kesehatan di masyarakat.

Pelaksanaan kegiatan ini turut mendapat dukungan dari berbagai unsur di Kota Prabumulih, termasuk para camat, kepala UPTD Puskesmas, organisasi profesi, serta pendamping lahan. Dukungan tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan mahasiswa memperoleh lingkungan praktik yang kondusif dan mampu menjalankan proses pembelajaran secara optimal. Para pendamping lahan juga memiliki peran strategis dalam memberikan arahan, pengalaman, serta pemahaman praktis kepada mahasiswa selama berada di lapangan. Kolaborasi antara dosen, pembimbing lapangan, tenaga kesehatan, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi kekuatan bersama dalam menciptakan pengalaman belajar yang bermakna bagi mahasiswa.

Kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, dilanjutkan pembukaan oleh pembawa acara dan doa. Peserta kemudian menyaksikan penayangan profil Poltekkes Kemenkes Palembang sebagai pengenalan institusi dan komitmen dalam menyelenggarakan pendidikan tenaga kesehatan.

Acara dilanjutkan dengan sambutan Direktur Poltekkes Kemenkes Palembang  Bapak H. M. Taswin, S.Si., Apt., M.M., M.Kes., menyampaikan bahwa penandatanganan MoU dan serah terima tempat Praktik Pembangunan Kesehatan Masyarakat (PPKM) merupakan langkah strategis dalam memperkuat sinergi antara institusi pendidikan dan Pemerintah Kota Prabumulih, khususnya dalam mendukung pendidikan tenaga kesehatan yang kompeten, profesional, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Beliau berharap melalui kegiatan ini, mahasiswa Program Studi Teknologi Laboratorium Medis Program Sarjana Terapan dapat mengimplementasikan ilmu dan keterampilan yang diperoleh di bangku kuliah, meningkatkan pengalaman praktik, serta menumbuhkan kepedulian sosial dan tanggung jawab profesi. Beliau juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Prabumulih, Dinas Kesehatan, puskesmas, dan seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan PPKM, seraya berharap kerja sama ini dapat terus berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi peningkatan derajat kesehatan masyarakat.

Dilanjutkan dengan sambutan Wali Kota Prabumulih yang disampaikan oleh Sekretaris Daerah Kota Prabumulih, H. Elman, S.T., M.M. menyampaikan apresiasi atas terjalinnya kerja sama antara Poltekkes Kemenkes Palembang dan Dinas Kesehatan Kota Prabumulih melalui penandatanganan MoU dan pelaksanaan PPKM bagi mahasiswa. Beliau berharap kehadiran mahasiswa di Kota Prabumulih dapat menjadi sarana pembelajaran yang bermanfaat sekaligus memperkuat kolaborasi dengan tenaga kesehatan dan masyarakat dalam mendukung pembangunan kesehatan daerah. Beliau juga menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan institusi pendidikan dalam menyiapkan sumber daya manusia kesehatan yang berkualitas, berintegritas, dan profesional. Melalui kerja sama ini, diharapkan terbangun kolaborasi berkelanjutan yang tidak hanya meningkatkan kompetensi mahasiswa, tetapi juga mendukung upaya peningkatan kualitas pelayanan dan derajat kesehatan masyarakat Kota Prabumulih.

Kerja sama antara Poltekkes Kemenkes Palembang dan Dinas Kesehatan Kota Prabumulih juga diharapkan tidak berhenti pada penandatanganan dokumen kerja sama. Lebih dari itu, MoU ini menjadi pijakan untuk membangun kolaborasi berkelanjutan yang memberikan manfaat bagi institusi pendidikan, pemerintah daerah, mahasiswa, tenaga kesehatan, dan terutama masyarakat. Melalui kegiatan PPKM, mahasiswa diharapkan semakin memahami bahwa ilmu pengetahuan dan keterampilan kesehatan memiliki makna yang lebih luas ketika diimplementasikan untuk memberikan manfaat bagi sesama. Dari ruang kelas menuju tengah masyarakat, mahasiswa belajar mengembangkan kompetensi sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial. Dari proses pembelajaran lahir pengalaman, dan dari pengalaman diharapkan tumbuh tenaga kesehatan yang semakin siap menghadapi tantangan pelayanan kesehatan di masa depan.

Poltekkes Kemenkes Palembang terus berkomitmen membangun kolaborasi, memperluas pengalaman belajar, dan menghadirkan pendidikan kesehatan yang berdampak bagi masyarakat. Melalui sinergi yang kuat dengan Pemerintah Kota Prabumulih dan seluruh pemangku kepentingan, diharapkan lahir generasi tenaga kesehatan yang kompeten, profesional, berkarakter, adaptif, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan derajat kesehatan masyarakat.

(Reported by Listrianah. M.Kes)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

four × one =